SMPN 2 Palimanan Masuk Tiga Besar Kandidat Juara SSK Nasional
KAB.CIREBON, (FC).- SMP Negeri 2 Palimanan, Kabupaten Cirebon, berhasil menembus tiga besar kandidat juara Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) tingkat nasional setelah meraih juara pertama pada seleksi tingkat kabupaten dan provinsi.
Saat ini, SMPN 2 Palimanan memasuki tahap verifikasi lapangan sebagai bagian dari penilaian akhir untuk menentukan hasil kompetisi SSK tingkat nasional pada Oktober 2026.
Kepala SMPN 2 Palimanan, Abdul Ajid Arifin, mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil persiapan panjang serta dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Cirebon dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
“Alhamdulillah, dari proses SSK tingkat kabupaten, SMPN 2 Palimanan meraih juara pertama dan melaju ke tingkat provinsi. Di tingkat provinsi juga meraih juara pertama, sehingga sekarang masuk tiga kandidat di tingkat nasional,” ujarnya, Jumat (9/10).
Ia mengapresiasi dukungan Bupati Cirebon, Sekretaris Daerah (Sekda), serta jajaran kepala dinas yang turut memberikan motivasi kepada pihak sekolah dalam menghadapi penilaian tingkat nasional.
Menurut Abdul Ajid, dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi sekolah untuk menunjukkan berbagai program dan capaian yang telah dikembangkan, khususnya dalam pelaksanaan program SSK.
SMPN 2 Palimanan sendiri memiliki tiga predikat unggulan, yakni sekolah unggulan olahraga, sekolah Adiwiyata, dan Sekolah Siaga Kependudukan.
Di bidang olahraga, sekolah didukung sarana dan prasarana yang memadai, mulai dari lapangan sepak bola, fasilitas bulu tangkis, hingga berbagai fasilitas olahraga lainnya.
Sementara di bidang lingkungan, SMPN 2 Palimanan mengembangkan program Adiwiyata dan terus berupaya menuju predikat Adiwiyata Mandiri tingkat nasional.
Adapun melalui program SSK, sekolah berupaya meningkatkan pemahaman siswa mengenai persoalan kependudukan sekaligus melakukan pencegahan dini terhadap berbagai masalah yang berpotensi muncul di kalangan pelajar.
“Proses menuju SSK tingkat nasional memang melelahkan, tetapi juga menyenangkan. Melalui program ini, kami bisa memantau dan mengantisipasi berbagai persoalan yang berkaitan dengan anak-anak melalui kegiatan edukasi dan pembinaan di sekolah,” ungkapnya.
Abdul Ajid menjelaskan, persiapan menuju penilaian nasional telah dilakukan sejak 2025. Tahapannya dimulai dari penilaian tingkat kabupaten, berlanjut ke tingkat provinsi, hingga akhirnya memasuki tahap nasional pada Oktober 2026.
Penilaian tingkat nasional dilaksanakan melalui dua mekanisme, yakni penilaian secara daring dan verifikasi lapangan. Dalam tahapan tersebut, pihak sekolah berkesempatan menunjukkan secara langsung pelaksanaan program SSK beserta berbagai upaya yang telah dilakukan.
Dengan berbagai persiapan dan dukungan yang diterima, Abdul Ajid berharap SMPN 2 Palimanan mampu meraih hasil maksimal dalam kompetisi tersebut.
“Kami berharap bisa memberikan hasil terbaik dan membawa nama baik Kabupaten Cirebon di tingkat nasional,” pungkasnya. (Johan)


Tinggalkan Balasan