PMI Kabupaten Cirebon Santuni Keluarga Nelayan Citemu Korban Tenggelam
KAB.CIREBON, (FC).- Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon.
Ketua PMI Kabupaten Cirebon, Hj. Rd. Sri Heviyana, menyambangi rumah duka keluarga M. Ali (Aki), nelayan asal Desa Citemu, Kecamatan Mundu, yang meninggal dunia akibat tenggelam di perairan Laut Jawa.
Kunjungan yang berlangsung Kamis (6/8) tersebut dilakukan di kediaman korban di Blok Kebon Baru, Dusun 2 RT 02/RW 02, Desa Citemu.
Dalam kesempatan itu, Hj. Rd. Sri Heviyana bertemu langsung dengan orang tua korban, Juana dan Siru, sekaligus menyerahkan santunan sebagai bentuk kepedulian PMI terhadap keluarga yang sedang berduka.
“Kami turut berduka cita atas musibah yang menimpa keluarga. Semoga santunan ini dapat sedikit membantu dan menjadi bentuk kepedulian PMI kepada keluarga korban,” ujar Heviyana.
Menurutnya, kehadiran PMI di tengah masyarakat tidak hanya saat terjadi bencana besar, tetapi juga ketika warga mengalami musibah dan membutuhkan dukungan kemanusiaan.
Ia mengaku mengetahui kabar musibah tersebut saat dirinya berada di Desa Citemu untuk menyerahkan bantuan material kepada korban kebakaran rumah.
Setelah mendapatkan informasi adanya warga yang menjadi korban tenggelam, pihaknya langsung menyempatkan diri mendatangi rumah duka.
“Begitu mendapat kabar, kami langsung menyampaikan rasa duka dan memberikan santunan sebagai wujud empati kepada keluarga korban,” katanya.
Kehadiran PMI Kabupaten Cirebon mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Citemu.
Kuwu Citemu, Herintianto, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada keluarga korban.
Menurutnya, dukungan moril maupun bantuan yang diberikan menjadi penguat bagi keluarga yang tengah kehilangan anggota keluarga.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua PMI Kabupaten Cirebon beserta jajaran yang telah datang langsung memberikan santunan dan dukungan moril. Perhatian ini sangat berarti bagi keluarga korban,” ungkap Herintianto.
Diketahui, M. Ali merupakan nelayan Desa Citemu yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan Laut Jawa, pesisir Citemu, pada Jumat (11/7) sekitar pukul 13.00 WIB.
Korban dinyatakan hilang setelah perahu KM Sri Mulya ditemukan terapung tanpa awak di sekitar lokasi.
Upaya pencarian kemudian dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan Pemerintah Desa Citemu, TNI, Polri, Basarnas, Tagana, serta masyarakat nelayan.
Setelah dilakukan pencarian selama beberapa hari, jenazah M. Ali akhirnya ditemukan di perairan Laut Jawa pada Minggu sekitar pukul 10.35 WIB.
“Alhamdulillah, jenazah korban berhasil ditemukan. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian hingga korban ditemukan,” pungkas Herintianto. (Nawawi)


Tinggalkan Balasan