PMI Kabupaten Cirebon Bantu Bangun Kembali Rumah Korban Kebakaran Citemu
KAB.CIREBON, (FC).- Kepedulian terhadap warga terdampak musibah kembali ditunjukkan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon.
Ketua PMI Kabupaten Cirebon, Hj. Rd. Sri Heviyana, menyalurkan bantuan material bangunan kepada korban kebakaran rumah di Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kamis (6/8).
Bantuan tersebut diberikan kepada Ratini (46), warga Dusun 3 RT 003/RW 003 Blok Krupak, Desa Citemu, yang rumahnya ludes terbakar akibat kebakaran pada pertengahan Juni lalu.
Penyerahan bantuan dilakukan Hj. Rd. Sri Heviyana bersama unsur Muspika Kecamatan Mundu dan Kuwu Desa Citemu, Herintianto.
Material yang disalurkan berupa baja ringan, bata ringan (hebel), serta lembaran asbes untuk membantu proses pembangunan kembali rumah korban.
“Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban keluarga korban dan rumahnya dapat segera dibangun kembali,” ujar Heviyana.
Menurutnya, musim kemarau dengan kondisi cuaca panas yang cukup ekstrem saat ini meningkatkan potensi terjadinya kebakaran di sejumlah wilayah Kabupaten Cirebon.
PMI pun terus berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak sesuai kemampuan organisasi.
Heviyana mengungkapkan, hingga saat ini PMI Kabupaten Cirebon telah menyalurkan bantuan kepada tujuh lokasi yang mengalami musibah kebakaran.
“Kami memiliki keterbatasan karena banyak masyarakat yang juga membutuhkan bantuan. Namun kami tetap berupaya agar bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat bagi korban,” katanya.
Selain membantu korban kebakaran, PMI Kabupaten Cirebon juga terus melakukan berbagai kegiatan kemanusiaan selama musim kemarau, termasuk pendistribusian air bersih ke wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air.
Heviyana juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya akibat instalasi listrik maupun kelalaian saat musim kemarau.
Selain ancaman kebakaran, ia meminta masyarakat menjaga kondisi kesehatan karena cuaca panas berkepanjangan dapat menyebabkan dehidrasi, terutama bagi warga yang banyak beraktivitas di luar ruangan.
“Masyarakat harus menjaga kesehatan dengan memperbanyak minum air putih, terutama para nelayan dan warga yang beraktivitas di luar ruangan,” pesannya.
Sementara itu, Ratini menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan PMI Kabupaten Cirebon. Menurutnya, bantuan material tersebut sangat membantu keluarganya untuk kembali membangun tempat tinggal.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Hj. Heviyana dan PMI Kabupaten Cirebon atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ungkap Ratini.
Diketahui, kebakaran rumah milik Ratini terjadi pada Senin (15/6) sekitar pukul 20.10 WIB. Api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian belakang rumah.
Saat kejadian, Ratini bersama tiga anak, dua menantu, dan lima cucunya berada di dalam rumah.
Seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri, namun bangunan rumah beserta seluruh barang di dalamnya tidak dapat diselamatkan meski empat unit mobil pemadam kebakaran telah diterjunkan ke lokasi. (Nawawi)


Tinggalkan Balasan