OJK Cirebon Bekali Jaka Rara Financial Academy Pengetahuan Keuangan dan Perluas Edukasi Kepada Masyarakat
KESAMBI, (FC).- Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon bersama Pemerintah Kota Cirebon mengembangkan Jaka Rara Financial Academy untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan keuangan dan memperluas edukasi kepada masyarakat.
Program ini mengintegrasikan promosi budaya dan pariwisata dengan edukasi mengenai perencanaan serta pengelolaan keuangan, pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan, dan pelindungan konsumen. Melalui program tersebut, Jaka Rara berperan sebagai Duta Literasi Keuangan Kota Cirebon.
Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib mengatakan, program itu menjadi bagian dari pembinaan generasi muda agar memiliki kecakapan keuangan dan mampu menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Melalui Jaka Rara Financial Academy, para finalis mendapatkan pembekalan sekaligus pengalaman untuk turun ke masyarakat dan memberikan edukasi literasi keuangan di masing-masing kelurahan,” ujar Agus, Selasa (22/9).
Menurut dia, kemampuan komunikasi dan kedekatan Jaka Rara dengan masyarakat dapat mendukung penyampaian informasi keuangan secara sederhana dan mudah dipahami.
“Kami ingin setiap calon Jaka Rara memiliki bekal literasi keuangan yang memadai. Selain menjadi representasi budaya dan pariwisata Kota Cirebon, mereka juga dapat mengedukasi masyarakat mengenai perencanaan dan pengelolaan keuangan,” katanya.
Para finalis Jaka Rara Kota Cirebon Tahun 2026 telah mengikuti Jaka Rara Financial Academy yang diselenggarakan OJK Cirebon. Materi yang diberikan meliputi literasi dan inklusi keuangan, pelindungan konsumen, serta isu sektor jasa keuangan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Setelah pembekalan, para finalis memberikan edukasi di sejumlah kelurahan di Kota Cirebon. Kegiatan ini menjadi sarana untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh sekaligus memahami kebutuhan masyarakat secara langsung.
Materi edukasi mencakup perencanaan keuangan, pengelolaan pendapatan dan pengeluaran, pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan secara tepat, serta pelindungan konsumen.
Pengembangan Jaka Rara sebagai Duta Literasi Keuangan menggabungkan peran mereka sebagai representasi budaya dan pariwisata dengan kegiatan edukasi masyarakat.
Dengan pendekatan tersebut, Jaka Rara diharapkan dapat menyampaikan informasi keuangan menggunakan bahasa yang sederhana dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Materi yang disampaikan antara lain mengenai pengelolaan keuangan dan upaya menjaga kesehatan finansial.
OJK Cirebon dan Pemerintah Kota Cirebon mendorong agar Jaka Rara Financial Academy menjadi bagian dari pembinaan Jaka Rara pada tahun-tahun berikutnya. Pemerintah kota juga didorong menyiapkan landasan program agar pembekalan dan kegiatan edukasi dapat dilaksanakan secara terarah.
Setiap Jaka Rara diharapkan memperoleh standar pembekalan yang memadai sebelum menjalankan tugas sebagai Duta Literasi Keuangan. Kegiatan edukasi di kelurahan dapat dilanjutkan sesuai kebutuhan masyarakat.
Pencanangan Duta Literasi Keuangan Tahun 2026 menjadi bagian dari upaya memperkuat peran Jaka Rara dalam edukasi keuangan di Kota Cirebon.
Dalam rangkaian Grand Final Jaka Rara Kota Cirebon Tahun 2026, Muftikha dari Kelurahan Sunyaragi dan Ari Putra Hardigaluh dari Kelurahan Pekiringan menerima penghargaan sebagai Duta Literasi Keuangan Terbaik Jaka Rara Tahun 2026.
Penilaian mencakup pemahaman materi, kemampuan komunikasi, keaktifan, kontribusi dalam kegiatan edukasi, dan frekuensi pelaksanaan edukasi.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kota Cirebon Noviyanti Edo, S.E., Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati, S.Pd.I., Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Cirebon Agus Sukmanjaya, S.Sos., Ketua Srikandi Indonesia Berkarya Rere, serta perwakilan Forkopimda Kota Cirebon.
Melalui kerja sama OJK Cirebon dan Pemerintah Kota Cirebon, Jaka Rara Financial Academy diharapkan menjadi model edukasi keuangan berbasis generasi muda. Jaka Rara menjalankan dua peran, yakni memperkenalkan budaya Kota Cirebon dan membantu menyampaikan informasi keuangan kepada masyarakat. (Agus)


Tinggalkan Balasan