Kuwu Gembonganmekar Usul Reward PBB Berjenjang
KAB.CIREBON, (FC).- Pemerintah Desa Gembonganmekar, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, mendorong Pemkab Cirebon mengevaluasi sistem pemberian reward bagi desa yang mampu melunasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) lebih awal.
Kuwu Gembonganmekar, Kamaludin, mengusulkan agar reward diberikan secara berjenjang dengan mempertimbangkan besaran target PBB masing-masing desa. Menurutnya, besaran target PBB setiap desa berbeda sehingga pemberian reward juga semestinya disesuaikan.
“Target PBB setiap desa berbeda, tetapi reward-nya disamaratakan. Ini yang menurut saya perlu menjadi perhatian,” kata Kamaludin saat peringatan Hari Jadi Desa Gembonganmekar ke-42 di halaman balai desa setempat, Senin (5/10).
Ia mencontohkan, Desa Gembonganmekar memiliki target PBB lebih dari Rp90 juta. Sementara sejumlah desa lainnya memiliki target di bawah Rp50 juta.
Kamaludin mengusulkan desa dengan target PBB lebih tinggi mendapat reward utama, sedangkan desa dengan target lebih rendah memperoleh bentuk penghargaan yang disesuaikan.
“Misalnya desa dengan target di atas Rp80 juta mendapatkan reward utama. Untuk target di bawah Rp80 juta bisa diberikan reward dalam bentuk lain, seperti sepeda motor atau wisata. Begitu juga desa dengan target di bawah Rp50 juta, reward-nya disesuaikan dengan tingkat targetnya,” jelasnya.
Menurut Kamaludin, sistem tersebut dinilai lebih proporsional sekaligus dapat menjadi motivasi bagi pemerintah desa untuk mengejar pelunasan PBB lebih awal.
“Intinya, reward disesuaikan dengan tingkatan target PBB masing-masing desa. Harapan kami usulan ini bisa didengar dan menjadi bahan evaluasi ke depan,” pungkasnya.
Sementara di tingkat desa, Pemdes Gembonganmekar juga terus mendorong masyarakat agar membayar PBB tepat waktu. Salah satunya melalui pemberian hadiah bagi warga yang lebih awal melunasi kewajiban pajaknya.
Program tersebut kembali dilakukan dalam rangkaian Hari Jadi Desa Gembonganmekar ke-42. Berbagai hadiah disiapkan, mulai dari lemari es, mesin cuci, kipas angin, doorprize hingga hadiah utama berupa sepeda.
“Setiap tahun kami memberikan reward kepada masyarakat yang lebih awal melunasi PBB. Hadiahnya kami undi dalam momentum hari jadi desa,” ujar Kamaludin.
Ia menilai pemberian reward kepada warga cukup efektif mendorong kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak.
“Alhamdulillah, cara ini bisa menggugah masyarakat untuk berlomba-lomba membayar PBB lebih awal,” katanya.
Kamaludin berharap usulan reward berjenjang tersebut dapat menjadi bahan evaluasi Pemkab Cirebon sehingga penghargaan bagi desa yang lunas PBB lebih awal dapat diberikan sesuai dengan tingkat target masing-masing. (Nawawi)


Tinggalkan Balasan