Komisi III DPRD Kota Cirebon Sidak RSD Gunung Jati
KOTA CIREBON, (FC).- Pelayanan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Cirebon mendapat perhatian serius dari kalangan legislatif. Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cirebon pada Rabu (30/9) menemukan adanya kendala pada ketersediaan obat-obatan serta perawatan alat kesehatan (alkes).
Rombongan wakil rakyat yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, M. Yusuf, meninjau langsung sejumlah fasilitas vital, di antaranya Instalasi Gawat Darurat (IGD), unit radiologi, serta poliklinik. Mereka berdialog langsung dengan para dokter spesialis dan tenaga medis untuk menyerap kondisi riil di lapangan.
“Kami datang langsung ke poliklinik dan IGD untuk berkomunikasi dengan dokter-dokter spesialis. Ternyata memang ada dampak dari persoalan internal yang sedang terjadi terhadap pelayanan kepada masyarakat,” ujar Yusuf usai kegiatan sidak.
Ia mengungkapkan, salah satu temuan utama adalah keterbatasan pasokan obat-obatan tertentu yang mulai terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Selain itu, kondisi kelayakan dan pemeliharaan alat kesehatan juga mengalami kendala yang membutuhkan perhatian segera.
Yusuf mendesak Pemerintah Kota Cirebon dan Pj Wali Kota untuk segera mengambil langkah penyelesaian agar kualitas pelayanan di rumah sakit rujukan daerah tersebut tetap optimal.
Menanggapi hal tersebut, Direktur RSD Gunung Jati, Katibi, menyambut positif kunjungan Komisi III DPRD. Menurutnya, pihak rumah sakit terus berupaya menjaga standar mutu pelayanan di bawah pembinaan Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS).
“Evaluasi indikator mutu dilakukan secara berkala setiap tiga bulan di tiap unit kerja. Data tersebut menjadi dasar kami untuk mempertahankan pelayanan yang sudah baik sekaligus membenahi bagian yang belum optimal,” terang Katibi. (Agus)


Tinggalkan Balasan