MAJALENGKA, (FC).– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Majalengka akan menggelar acara syukuran sebagai ungkapan rasa syukur atas penyematan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden RI ke – 2 Jenderal (Purn) Soeharto.

Ketua DPD Partai Golkar Majalengka, Asep Eka Mulyana, mengatakan penghargaan ini menjadi momen bersejarah bagi seluruh kader Golkar di Indonesia.

“Ini bukan sekadar penghargaan politik, tapi bentuk pengakuan moral terhadap jasa besar Pak Harto bagi bangsa dan negara,” kata Asep, Kamis (13/11).

Menurut Asep, Soeharto adalah “Bapak Pembangunan” yang telah menegakkan ideologi Pancasila, membangun fondasi ekonomi nasional, dan menjaga stabilitas politik.

“Fondasi Indonesia modern hari ini tidak lepas dari kerja keras beliau,” katanya.

Partai Golkar, lanjutnya, menegaskan bahwa perjuangan untuk mengusulkan Soeharto sebagai pahlawan nasional bukanlah kepentingan politik, melainkan tanggung jawab moral terhadap sejarah bangsa.

“Golkar dan Pak Harto adalah satu napas, satu sejarah. Beliau tidak hanya membesarkan partai ini, tapi juga menanamkan nilai disiplin, kerja keras, dan loyalitas,” tegasnya.

Asep juga menyinggung jejak Soeharto di Majalengka, terutama dalam pembangunan ekonomi daerah. Soeharto pernah meresmikan Pabrik Gula Jatitujuh Majalengka pada 1980.

“(Alm) Jenderal Pak Harto sering turun ke jalan, itu bisa diikuti pemimpin pusat saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas penganugerahan tersebut.

“Atas nama keluarga besar Partai Golkar dari Sabang sampai Merauke, kami berterima kasih kepada Presiden Prabowo yang telah mengakui jasa besar Bapak Soeharto,” ujar Bahlil.

Menurut Bahlil, Soeharto telah berjasa dalam menyatukan bangsa dan menjadikan Indonesia disegani dunia.

“Di masa kepemimpinannya, Indonesia disebut macan Asia. Itu bukti nyata bahwa Pak Harto adalah tokoh nasional, bukan hanya milik Golkar,” pungkasnya. (Munadi)