“Dengan ketatnya seleksi dan transparan dalam seleksi CPNS, diharapkan Pemkab Kuningan akan mendapat ASN yang memiliki kompetensi dan integritas. Dengan begitu, nantinya mereka diharapkan mampu membangun Kabupaten Kuningan dengan inovasi,” jelas Wabup.
Wabup juga mengapresiasi tes SKD CPNS yang berlangsung di UMC, karena dari tempatnya dan perangkatnya sangat layak. Apalagi ditambah dengan adanya tempat atau ruang khusus untuk disabilitas, ibu hamil dan peserta kecelakaan.
Sementara Kepala BKPSDM Kab.Kuningan, H.Nurahim melaui Sekretaris Badan, Erni Marpuah Jamilah dilokasi yang sama mengatakan, tes akan dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 25 s/d 27 Februari 2020. Jumlah yang mengikuti tes sebanyak 4.400 peserta yang dibagi dalam 3 sesi setiap harinya. Satu sesi diikuti oleh 350 peserta.
“Adapun program dan soal yang membuat BKN (Badan Kepegawaian Nasional). Dan bisa kita pastikan peserta tidak ada kesempatan untuk melakukan contek-contekan, karena puluhan ribu soal diacak. Sehingga satu meja dengan meja sebelahnya, soalnyapun berbeda-beda,” jelas Sekretaris BKPSDM.
Bagi peserta yang tidak hadir, lanjut Erni, maka secara otomatis gugur. Oleh karena itu, pihaknya berharapkan agar peserta bisa hadir tepat waktu dan mengikuti aturan panitia tes seleksi. (Bambang)












































































































Discussion about this post