KUNINGAN, (FC).- Jalan penghubung antar Kecamatan Ciawigebang ke Kecamatan Cipuncung yang sudah baik dan sangat mulus dilalui kendaraan, ternyata dibuat tercemar akibat penumpukan sampah dipinggir jalan tersebut.
Pantauan FC, lokasi sampah tersebut tidak jauh dari persimpangan jalan di Pasar Ciawigebang, kira – kira sekitar 500 meter kearah barat, menuju Kecamatan Cipicung, Nampak sampah menggunung dikiri jalan, bahkan sebagian sampah mulai tumpah ke badan jalan.
Tentunya pemadangan tidak sedap itu berbanding terbalik dengan keadaan jalan yang sudah dibuat mulus oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan dibawah kepemimpinan H. Acep Purnama dan M.Ridho Suganda.
Bahkan rambu-rambu peringatan keras juga terpampang di area itu, bahkan dengan bahasa cukup kasar tetap saja tidak membuat jera masyarakat yang membuang sampah dilokasi tersebut. Disana tertulis
“Nu Miceun Sampah Disamping Pinggir Jalan Ieu Didoakeun Tereh Modar” (Yang buang sampah dipinggir jalan ini didoakan cepat mati, red).
Seorang warga sekaligus pengguna jalan yang memosting foto gunungan sampah itu, ketika diminta komentar menyebutkan bahwa tumpakan sampah ini akan terus berlarut-larut jika tidak ada tindakan tegas dari pemerintah.
“Saya hampir setiap hari lewat jalan ini, tapi sayang kalau sampah sudah diambil oleh truk sampah dan sudah bersih, eh besoknya muncul lagi dan tambah banyak,” ujarnya sambil berpesan agar namanya tidak dikorankan, Minggu (23/2).
Dia menyarankan harus ada pihak yang mengintip serta menindak orang yang membuang sampah seenaknya itu. Karena pengalamannya waktu di daerah tempat tinggalnya ada warga membuang sampah kebawah jembatan, saat kepergok pelaku diminta mengambil sampah kebawah jembatan, dan akhirnya dengan ada peringatan tidak ada lagi warga membuang sampah sembarangan.
“Untuk dilokasi itu harusnya juga sama, harus diintip, yang membuang sampah tangkap, dan kasih tindakan, kalau perlu bikin pos penjagaan disana,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, Plt. Kadis LH Kuningan Maryoto saat dihubungi tidak aktif nomor handphonenya, begitu pula dengan Kabid Kebersihan Helmi saat dihubungi tidak merspon panggilan yang dilakukan FC. (Ali)










































































































Discussion about this post