MAJALENGKA, (FC).- Trauma banjir yang terjadi pada tahun 2021 yang silam, Sabtu (24/1), pagi hari, puluhan warga Kampung Muara Desa Wanasalam ke tempat yang lebih aman.
Mereka memilih berkumpul di Masjid Al Faidah, dan SDN 1 Wanasalam. Mengungsi nya warga lebih awal, karena Sungai Cimanuk sejak malam hari nampak meluap. Debit air di Bendung Rentang Kecamatan Jatitujuh juga menunjukan himbauan Siaga 1.
Hujan yang terus mengguyur dari tiga hari kebelakan hingga saat ini membuat Sungai Cimanuk yang melewati kampung tersebut meluap. Akibatnya, debit air meninggi dan merendam perumahan dan area pesawahan warga di Blok Muara dan Sambikerep Desa Wanasalam.
Mendapatkan informasi bahwa ada wilayah nya terkena banjir, Kepala Desa Wanasalam, Apan Sutarpan langsung terjun ke lokasi untuk memantau dan melakukan evakuasi penyelamatan. Pihaknya bersama masyarakat berjibaku menyelematkan warga yang rumahnya sudah mulai terendam air, serta nengevakuasi ke tempat yang lebih aman.
“Banjir Ini terjadi akibat luapan Sungai Cimanuk terus bertambah naik dari semalam. Debit air terus tinggi meluber ke rumah-rumah warga,” ujar Apan saat ditemui di lokasi, Sabtu (24/1).
Apan menjelaskan, hingga saat ini pihaknya terus berkomunikasi dengan instansi terkait, baik itu Pemcam, Polsek, Koramil maupun BPBD Majalengka. Sedangkan titik kumpul warga dipusatkan di Masjid, Balai Kampung dan SD.
Darya, Warga Kampung Muara, memilih ngungsi lebih awal ke Masjid yang dijadikan titik kumpul. Dia trauma banjir yang terjadi pada 5 tahun silam. Dimana harta bendanya termasuk hewan ternak miliknya lenyap terendam dan terbawa arus banjir.
“Ya saya mengungsi lebih awal, untuk menghindari banjir. Di sini di titik kumpul kayanys lebih aman,” ujar Darya.
Pantauan FC, sejumlah warga menyelematkan barang berharga yang mereka punya. Warga harus rela berjalan sekitar 1 KM menuju lokasi pengungsian dengan menerjang air di jalanan setinggi lutut orang dewasa. Dengan menggunakan transportasi seadanya, para warga membawa barang bawaan, seperti kendaraan, pakaian, hewan ternak hingga barang berharga lainnya. (Munadi)











































































































Discussion about this post