KOTA CIREBON, (FC).- Radio Republik Indonesia (RRI) Cirebon sukses menggelar RRI Fest 2025 dengan rangkaian kegiatan meriah yang berlangsung di halaman Kantor RRI Cirebon, Minggu (14/9/2025).
Agenda utama meliputi Jalan Sehat, Aksi Clean Up, Donor Darah, Cek Kesehatan Gratis, Gerakan Pangan Murah, Bazaar UMKM, hingga Senam Sehat yang diikuti sekitar 700 peserta dari berbagai kalangan.
Ketua Panitia RRI Fest 2025, Ridwan Muhammad Rizki mengatakan acara ini bukan hanya sekadar olahraga bersama, melainkan juga wadah kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Puncaknya ada jalan sehat, aksi clean up, senam, donor darah, cek kesehatan gratis, hingga Gerakan Pangan Murah versi mini. Kami juga menghadirkan stan UMKM, hiburan, dan door prize untuk masyarakat,” ujar Ridwan.
Rangkaian RRI Fest 2025 telah dimulai sejak awal September, diawali dengan Gerakan Pangan Murah pada Kamis (4/9)/2025 serta webinar UMKM pada Selasa (16/9/2025) yang melibatkan 50 pelaku usaha lokal.
Kepala RRI Cirebon, Wenefrida Novi Herajanti menegaskan kegiatan ini merupakan wujud kedekatan RRI dengan masyarakat.
“RRI adalah rumah rakyat Indonesia. Melalui jalan sehat ini, bukan hanya olahraga yang ditekankan, tapi juga persatuan dan kebersamaan warga. Harapannya, momentum ulang tahun ke-80 ini menjadikan RRI semakin dicintai dan bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Salah satu agenda penting adalah Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Cirebon. GPM digelar dua kali, yakni 4 September di Lapangan Kebon Pelok dan 14 September di halaman RRI Cirebon.
Kabid Ketahanan Pangan DKPPP Kota Cirebon, Tawidi menyebutkan lima vendor ikut serta, di antaranya Bulog (beras SPHP, gula pasir), Gapoktan Sri Makmur (beras premium, mangga Gedong Gincu), Freshmart (daging ayam), Prima Sejahtera (minyak goreng), serta Poktan Cipanggang Jaya (bawang merah).
“Biasanya GPM hanya sebulan sekali, tapi September ini bisa dua kali berkat kolaborasi dengan RRI Cirebon. Dampaknya, masyarakat bisa merasakan manfaat lebih luas,” katanya.
RRI Fest 2025 juga menghadirkan layanan cek kesehatan gratis hasil kerja sama dengan RSD Gunung Jati Cirebon. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, gula darah, serta konsultasi dengan dokter.
Humas RSD Gunung Jati, Linda Rafliyani menjelaskan kegiatan ini penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.
“Kalau hasil skrining ada indikasi gangguan, masyarakat bisa langsung dirujuk ke rumah sakit atau faskes terdekat. Pemeriksaan rutin semacam ini sangat penting untuk menjaga kesehatan,” jelasnya.
Sebanyak 20 stand UMKM lokal ikut meramaikan bazaar dengan produk kuliner, kerajinan, hingga fesyen. Salah satunya dari Desa Sitiwinangun, Kabupaten Cirebon, yang menampilkan produk gerabah.
Perwakilan Bumdes Sitiwinangun, Emilia, mengatakan selain menjual produk, mereka juga menawarkan wisata edukasi gerabah.
“Mulai dari membuat, melukis, hingga menghias, semua bisa dicoba pengunjung. Ini sekaligus memperkenalkan Sitiwinangun sebagai desa wisata,” ucapnya.
Acara dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan Jalan Sehat dan Aksi Clean Up, dilanjutkan Senam Sehat bersama ZIN Adde Dancer yang membuat suasana semakin semarak.
Hiburan budaya juga digelar melalui penampilan penyanyi Airin Arzemma, Tari Jaipong dari Sanggar Gunanjar Rahayu, serta Tari Kendi Cirebon dari Sanggar Klapa Jajar.
Kemeriahan bertambah dengan pembagian door prize, mulai dari kulkas, mesin cuci, sepeda listrik, hingga peralatan elektronik lainnya.
Dengan menggabungkan olahraga, kesehatan, pangan murah, UMKM, hingga seni budaya, RRI Fest 2025 menjadi momentum kebersamaan masyarakat sekaligus mempertegas peran RRI sebagai rumah rakyat Indonesia. (Agus)














































































































Discussion about this post