KAB.CIREBON, (FC).- Anggota DPR RI, Rokhmin Dahuri, berencana menginvestasikan pembangunan kandang ayam berkapasitas 100 ribu ekor di Desa Gumulung Tonggoh, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon.
Rencana tersebut disampaikan saat ia mengunjungi peternakan ayam broiler milik H Jaya, Selasa (24/2). Kunjungan itu dilakukan menyusul keberhasilan usaha ternak yang telah dijalankan H Jaya selama 26 tahun dengan kapasitas mencapai 45 ribu ekor dan mempekerjakan sekitar 20 karyawan.
Rokhmin mengapresiasi konsistensi dan keberhasilan usaha tersebut. Ia menilai, sektor peternakan ayam broiler memiliki prospek baik dan berpotensi menyerap tenaga kerja lebih banyak.
“Kalau usaha ini terus berkembang, tentu bisa menambah lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Ia mengatakan, investasi kandang ayam baru nantinya akan dibangun di sekitar lokasi peternakan yang sudah ada, dengan kapasitas sekitar 100 ribu ekor. Pengelolaannya direncanakan melibatkan keluarga pemilik usaha setempat.
Menurut Rokhmin, pola usaha ternak ayam broiler yang bermitra dengan perusahaan pakan relatif stabil karena dukungan bibit dan pakan telah disiapkan oleh perusahaan mitra, sementara peternak menyiapkan kandang dan pengelolaan.
“Semoga ini bisa menjadi bagian dari upaya menambah kesempatan kerja dan memperkuat ekonomi masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Rokhmin juga menegaskan komitmennya untuk rutin turun ke daerah pemilihan guna menyerap aspirasi masyarakat.
“Turun ke dapil itu penting untuk belanja masalah dan mencari solusi langsung di lapangan,” ujarnya.
Sementara itu, H Jaya mengaku kunjungan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus motivasi untuk mengembangkan usaha ternaknya. Saat ini, ia memiliki tiga kandang dengan total kapasitas 45 ribu ekor ayam dan mempekerjakan 20 orang karyawan.
Ia berharap rencana investasi penambahan kandang dapat terealisasi sehingga berdampak pada peningkatan kapasitas produksi dan penyerapan tenaga kerja baru. (Nawawi)











































































































Discussion about this post