“Gak apa-apa, gak ada masalah dengan ketidakhadiran PK dalam acara taaruf ini. Saya yakin undangan sudah sampai ke tangan mereka. Acara ini penting tapi mungkin bagi mereka ada acara yang lebih penting lagi,” kata Sukim.
Sukim menjelaskan, setelah tahapan taaruf ini, Partai Golkar mulai melakukan survey dengan menggandeng lembaga survey polmark terhadap seluruh bakal calon bupati dan wakil bupati yang mendaftar melalui partai golkar.
Survey elektabilitas juga akan dilakukan terhadap calon calon lain dari luar partai Golkar.
Sementara, sejumlah tamu undangan menilai ketidakhadiran PK dalam acara taaruf ini tidak perlu dirisaukan. Yosep Husein Ibrahim, salah satu undangan yang hadir dalam acara tersebut menilai positif dan inilah demokrasi.
Menurut Yosep, ketidakhadiran PK Golkar dalam acara ini dimungkinkan mereka ada kegiatan lain yang tidak bisa ditinggalkan.
“Inikan alam demokrasi. Bisa jadi mereka ada hal yang tidak bisa ditinggalkan,” ujar Yosep kepada media (agus)











































































































Discussion about this post