KAB. CIREBON, (FC).- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Pasaleman, Kabupaten Cirebon menggelar Try Out seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Rabu (7/4), bertempat di SMP Negeri 1 Pasaleman.
Hal ini untuk membekali guru non Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mengikuti seleksi PPPK yang akan digelar Pemerintah tahun ini.
Menurut Ketua PGRI Cabang Pasaleman, Wahyo, try out ini merupakan upaya pembinaan dan pembekalan terhadap guru non ASN. “Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kompetensi guru, khususnya guru non ASN dalam menyiapkan diri menghadapi Seleksi PPPK,” kata Wahyo.
Pada try out ini akan diberikan contoh soal Tes PPPK yang sudah disiapkan oleh tim penyelenggara dan kegiatan try out seleksi PPPK juga bekerjasama dengan Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Ciledug.
“Untuk peserta yang mengikuti try out seleksi PPPK ini sebanyak 60 orang, 43 dari jenjang SD dan 17 dari SMP,” ujarnya.
Ditambahkannya, setelah kegiatan try out seleksi PPPK ini, direncanakan juga akan digelar try out lanjutan yang sudah menjadi program dari PGRI Kabupaten Cirebon.
“Dengan semakin dikenalkan dengan contoh-contoh soal seleksi PPPK, diharapkan setiap peserta nantinya akan terasah, lebih tajam lagi pemahamannya terhadap soal-soal untuk nanti persiapan tes seleksi PPPK yang sesungguhnya,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang peserta try out yang juga pengurus forum Pendiddik dan Tenaga Kependidikan (PTK) non ASN Kecamatan Pasaleman, Ibnu Fajar Dzulfikar mengungkapkan, kegiatan try out seleksi yang dilaksanakan oleh PGRI Cabang Pasaleman sangat membantu para guru non ASN dalam mempertajam pengetahuan untuk menghadapi tes seleksi P3K di tahun ini.
“Kami berterima kasih kepada Ketua PGRI Cabang Pasaleman yang mengadakan try out seleksi PPPK sehingga memberikan kami pengalaman mengerjakan soal-soal seleksi PPPK tahun ini,” kata Ibnu Fajar.
Dia mengungkapkan, kegiatan try out PPPK yang diselenggarakan mendapatkan respons positif dari para guru honorer. Dengan try out, lanjutnya, guru-guru honorer terutama usia di atas 35 tahun bisa ikut simulasi soal PPPK.
Ibnu Fajar mengharapkan, saat ujian PPPK yang rencananya digelar antara Maret-April mendatang, guru honorer tidak kesulitan lagi. “Karena antusiasme guru honorer begitu besar, kami berharap ada sesi kedua,” ucapnya. (Harun)














































































































Discussion about this post