“Memang akan terasa dampaknya, tapi mudah-mudahan bisa diminimalisir. Kalau dari pekerja, semua karyawan tetap akan ditarik ke Tersana Baru. Sementara untuk PKWT (Perjanjian Kerja atau Pekerja Kontrak Waktu Tertantu,-red) akan diberdayakan sesuai kebutuhan perusahaan. Tapi untuk bagian tanam akan diberdayakan karena area lahan di Sindanglaut masih ada dan luas,” katanya.
Wisri menjelaskan, jika digabung, maka luas lahan PG Sindanglaut dan PG Tersana Baru akan cukup untuk giling di Tersana Baru. Saat ini luas lahan di PG Sindanglaut sekitar 1.800 hektare dan di PG Tersana Baru sekitar 2.700 hektare. PG Tersana Baru sendiri berlokasi di Babakan Gebang, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon.
“Kita ini baru bisa memasok kebutuhan gula Jawa Barat sekitar 10 persennya. Untuk kita sendiri total yang bisa diproduksi baru sekitar 28 ribu ton. Otomatis kurang. Makanya nanti ada formula mix dengan impor raw sugar. Kalau dengan target yang diberikan dan realisasi, kita butuh impor raw sugar,” ucapnya. (Harun)












































































































Discussion about this post