KOTA CIREBON, (FC).- Polres Cirebon Kota melakukan penyelidikan untuk mengungkap aksi penyanderaan dan perampokan di Gudang Yakult di Jalan Raya Klayan Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon pada Selasa (9/11) yang membuat geger warga sekitar gudang.
Hal itu diungkapkan Kapolres Cirebon Kota AKBP M. Fahri Siregar kepada awak media, Rabu (10/11).
Menurut Kapolres, pihaknya terus melakukan penyelidikan atas perampokan di gudang Yakult yang terjadi pada Selasa kemarin (9/11) sekitar pukul 17.30 WIB.
Sementara, petugas tidak menemukan adanya CCTV di sekitar lokasi kejadian.
“Karyawan sempat ada yang disandera sekitar 21 menit, tetapi tidak ada yang terluka, sampai saat ini kita masih melakukan pememeriksaan 10 saksi,” ungkap Kapolres.
Kapolres menjelaskan, diduga pelaku perampokan tersebut ada sekitar 4 orang, yang membawa senjata api dan senjata tajam.
“Kerugiannya kurang lebih 15 jutaan, pelaku menggunakan senjata api dan senjata tajam,” jelasnya. Sampai saat ini pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan dan profiling terhadap terduga pelaku.
“Kami juga masih melakukan pra rekonstruksi terhadap peristiwa tersebut. Sementara ini, tidak bisa panjang lebar menyampaikan karena masih dalam penyelidikan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Pimpinan Yakult Cabang Cirebon Agus Setiawan menjadi saksi mata yang juga menjadi korban penyekapan menceritakan, saat itu sekitar pukul 17.20 WIB ada empat orang masuk ke dalam kantor.
Mereka berteriak sambil meminta seluruh orang yang berada di dalam ruangan untuk diam. “Mereka meminta kami duduk, meminta kami diam. Mereka bilang, ‘kami perampok’,” kata Agus.
Para pelaku, kata Agus, mengancam menggunakan senjata api dan juga senjata tajam.
“Tiga orang menakuti dengan senjata api, sementara satu orang lainnya membawa senjata tajam berupa samurai,” jelas Agus. (Sakti)















































































































Discussion about this post