KUNINGAN, (FC).- Operasi Pasar Murah yang digelar oleh Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Kuningan dimulai di Kecamatan Kadugede, Selasa (22/11) pagi.
Target sasaran Operasi Pasar Murah (OPM) kali ini yang berhak menerima adalah para pedagang kecil.
Di lokasi, warga sangat terlihat antusias dengan kehadiran Bupati Kuningan Acep Purnama. Ketika acara dimulai pun warga langsung menyerbu untuk membeli paket sembako murah tersebut.
Salah satu warga menyampaikan kepada Bupati Acep, bahwa dengan adanya Operasi Pasar Murah (OPM) ini untuk para pedagang kecil merasa sangat terbantu sekali.
Sementara itu, Bupati Kuningan Acep Purnama menyampaikan, Operasi Pasar Murah ini dapat membantu meringankan beban hidup.
Dia ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi ikut serta melaksanakan Operasi Pasar Murah. Sehingga kesempatan yang jarang dan baik ini, masyarakat bisa dilayani dengan jarak dekat dan harga yang murah.
Tujuan diadakannya Operasi Pasar Murah bersubsidi ini, disebutkan Acep, untuk menjaga agar harga kebutuhan pokok tetap terkendali.
“Operasi Pasar Murah ini bisa membantu masyarakat khususnya para pedagang kecil. Yang kedua juga sebagaimana tujuan dari Operasi Pasar Murah ini, mudah-mudahan ini dapat mengendalikan fluktuasi harga sembako, gejolak harga barang kebutuhan pokok dapat berdampak pada inflasi dan berpengaruh pada daya beli masyarakat dikarenakan kenaikan harga BBM. Maka, melalui OPM dapat terwujud stabilisasi harga dan ketersediaan barang kebutuhan,” jelas Acep.
Acep berharap program Operasi Pasar Murah yang dilaksanakan Diskopdagperin tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sementara, Kepala Diskopdagperin Kab. Kuningan, U. Kusmana mengatakan, program pasar murah merupakan salah satu program pemerintah daerah yang dilaksanakan dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi Covid-19 dan pasca kenaikan BBM.
Sehingga, dengan program tersebut, sambungnya, pemulihan ekonomi, khususnya di Kabupaten Kuningan cepat terwujud.
Adapun jenis komoditas yang disalurkan melalui kegiatan ini, lanjut Uu, adalah dalam 1 paketnya terdiri dari Beras 5 Kg, Minyak goreng 1 L, Tepung Terigu 1 Kg dan Gula pasir 1 Kg. Sembako murah dijual Rp. 50.000 per paketnya.
“Kami yakin, dengan kehadiran pasar murah yang harganya relatif lebih murah dibandingkan harga di pasaran umum karena adanya subsidi dari pemerintah dapat membantu masyarakat menengah ke bawah,” kata Uu.
Sementara Camat Kadugede, Maryanto mengaku bersyukur karena respon masyarakat sangat luar biasa terkait dengan operasi pasar murah dan hampir semua desa menginginkan terbagi kaitan dengan operasi pasar murah ini.
“Mudah-mudahan nanti ada lanjutannya setelah hari ini kita melaksanakan yang pertama atau mungkin nanti ada yang kedua atau selanjutnya. Saya sangat berharap dari kecamatan Kadugede adanya tambahan kuota barangkali terkaitan operasi pasar murah yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ujarnya. (Ali)
Discussion about this post