KAB. CIREBON, (FC).- Ratusan karyawan PT Tata Karya Ruberrindo (TKR) yang berlokasi di Desa Cangkring, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon mengelar aksi unjuk rasa (Unras) di depan kantornya. Aksi ini setelah pihak perusahaan mengeluarkan keputusan untuk menyatakan diri menghentikan operasional perusahaan.
Namun, seluruh karyawan tidak mengetahui secara persis apa alasan perusaahan tutup. Atas hal tersebut, ratusan karyawan mendatangi PT. Tata Karya Ruberindo untuk menanyakan perihal tutup nya perusahaan yang tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.
Koordinator aksi, Johan Sihotang mengatakan, per tanggal 27 Juni 2020 kemarin, perusahaan menyatakan tutup secara mendadak. Kemudian, seluruh pekerja tidak diperbolehkan untuk bekerja tanpa ada alasan apapun.
Sementara apa yang menjadi hak dari pekerja telah diberikan, namun tanpa ada rincian yang jelas.
“Kita hanya ingin tahu kondisi perusahaan yang sebenarnya, semua harus jelas jangan ada yang ditutup-tutupi,” katanya kepada “FC” saat menggelar aksi di depan Kantor PT. Tata Karya Ruberindo Plered, Kamis (2/7).














































































































Discussion about this post