KAB. CIREBON, (FC).- Hanya tinggal menghitung jam jelang Natal tahun 2020 yang jatuh pada 25 Desember esok hari nanti, setidaknya 3000 kendaraan telah melewati gerbang tol Palimanan ruas Cirebon-Palimanan (Cipali) hingga siang hari ini, Kamis (24/12).
Hal ini disampaikan oleh Dept. Head Transaction Toll Cipali Dedy Purnaedy. Menurutnya angka ini cukup tinggi dibandingkan dengan libur natal tahun sebelumnya yaitu 2019 yang hanya 2000 kendaraan perjamnya.
“Untuk kenaikan arus kendaraan per pagi hari ini tepatnya mulai pukul 8 tadi sekitar 10 persenan perjamnya atau sudah mencapai 3000 kendaraan,” ungkap Dedy kepada FC.
Tetapi, pihaknya memprediksi akan terjadi kelonjakan hingga 12,6 persen pada hari ini
Maka dari itu Dedy, membuka 30 loket transaksi yang 18 diantaranya dibuka untuk arah Jakarta menuju Jawa, dibukanya loket-loket ini sendiri guna mengurai kemacetan.
“Dan juga selain itu, kita menyediakan 12 mobile reader dengan tujuan penguraian kemacetan juga,” kata Dedy.
Meski, memang menurut pantauan sejauh ini kondisi lalin kendaraan di loket transaksi Palimanan masih terpantau ramai lancar.
Sementara itu, Dedy pun mengungkapkan alasan dari kelonjakan arus lalin sendiri adalah dikarenakan kondisi pandemi saat ini.
“Karena, pandemi orang khawatir akan keamanan kesehatan bila menaiki kendaraan umum seperti bus ataupun kerera,” tutur Dedy.
Disisi lain, masyarakat merasa cukup dirumitkan oleh prosedur protokol seperti rapid anti gen atau swab tes pada terminal maupun stasiun kereta api.
Untuk arus puncak kepulangan tersendiri, dipapaekan oleh Dedy akan terjadi pada tanggal 27 Desember mendatang.
Meskipun begitu, diungkapkan Dedy, terdapat rapid anti gen acak sebagai sample di rest area yang diselenggarakan oleh Satuan Tugas (Satgas) penanganan percepatan Covid-19 bersama pengelolal tol Cipali. (Sarrah/Job/FC)












































































































Discussion about this post