KAB. CIREBON, (FC).- Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto menjelaskan, ada beberapa wilayah di Kabupaten Cirebon dengan angka penggurannya cukup tinggi. Namun berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Cirebon wilayah yang banyak penganggurannya saat ini adalah Kecamatan Sumber.
“Untuk sebaran yang paling banyak sesuai data BPS yakni wilayah Kecamatan Sumber untuk angkatan kerjanya. Tapi kita lihat Sumber kan wilayah perumahan. Kita melihatnya dari beberapa pertimbangan, kenapa Sumber menjadi titik utama jumlah pengangguran yang paling banyak,” kata Novi usai acara Job Fair di SMKN 1 Gunung Jati, Senin (31/7).
Bahkan, aku Novi, untuk mengetaskan angka pengagguran, salah satunya adalah membuka Job Fair. Pada tahun ini sudah dilakukan selama dua kali.
“Kemarin kita lakukan Job Fair tahap pertama di SMK Muhammadiyah Lemahabang dan sekarang tahap kedua kita ke zona utara yakni di SMKN 1 Gunung Jati,” katanya.
Menurutnya, jumlah perusahaan di Cirebon berdasarkan data dari Kemenaker mencapai 3.255 perusahaan. Namun, dari angka tersebut hanya beberapa saja yang membuka peluang kerja untuk warga Kabupaten Cirebon pada tahun 2023 ini.
“Ini dampak dari beberapa kondisi ekonomi global yang berpengaruh terhadap penempatan dan lowongan pekerjaan yang ada di perusahaan-perusahaan di wilayah Kabupaten Cirebon,” katanya.
Novi menyebut dari 90.118 ribu orang pengangguran, pihaknya menyebut masih ada sekitar 47 ribu lagi yang harus kita entaskan untuk memiliki pekerjaan. “Artinya di wilayah Kabupaten Cirebon yang masih menganggur di kisaran 47 ribu orang,” katanya.
Selain itu, Novi mengatakan untuk angkatan kerja di Kabupaten Cirebon sebanyak satu juta sekian, sehingga ini menjadi pekerjaan rumah (PR) untuk pola penempatan pola perekrutan.
“Selaian melalui pelatihan di BLK dan bursa kerja khusus yang saat ini kita kolaborasikan, juga dengan pola-pola penempatan di luar negeri,” katanya. (Ghofar)











































































































Discussion about this post