INDRAMAYU, (FC).- Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap Kakek 72. Tahun warga Desa Beduyut Blok Laban Rt/ Rw 01/01 Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu yang tengelam dan terseret arus sungai Cimanuk.
Kakek Kamsiah dikabarkan tengelam bersam kendaraan motornya saat hendak menyebrang mengunakan perahu tepatnya di Desa Bangodua Kecamatan Bangodua, kabupaten Indramayu
Kepala Koordinator Basarnas Pos Cirebon, Imam Rosyadi mengatakan, pencarian kedua pihaknya menurunkan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Indramayu, Sat Polair Polres Indramayu, dan Tagana Indramayu.
“Kita masih terus berusaha melakukan pencarian untuk mengetahui keberadaan korban,” ungkapnya, Jumat (3/4)
Imam Rosyadi menyampaikan, pada pencarian hari kedua ini tim akan menyusuri Sungai Cimanuk mulai dari lokasi kejadian di Desa Bangodua hingga Bendung Bangkir Kecamatan Lohbener.
“Dalam melakukan pencarian kita menggunakan 3 unit perahu karet, masing-masing dari Basarnas, BPBD, dan Sat Polair,” ujar Imam Rosyadi.
Dia mengatakan. Tiga unit perahu karet akan difokuskan menyisir Sungai Cimanuk dari Jatibarang menuju Bendung Bangkir di Kecamatan Lohbener.”Dua perahu menyisir Sungai Cimanuk dari lokasi kejadian menuju Jaribarang dan satu perahu menyisir dari arah Bendung Bangkir menuju Jatibarang,” ungkapnya
Dia menambahkan, dalam pencarian kedua ini pihaknya akan menitik beratkan terhadap tanda tanda keberadaan korban seperti mengawasi tumpukan sampah atau benda-benda yang dicurigai adanya tanda-tanda korban.
“Sampai sekarang hasil masih nihil blm ada tanda tanda ditemukannya korban. Teman-teman dari Sat Polair sudah menyisir berlawanan arus dari Bendung Bangkir hingga Jatibarang, tapi korban belum juga ditemukan,” pungkasnya. (Agus)











































































































Discussion about this post