KUNINGAN, (FC).- Menjelang Ramadhan 1447 Hijriah, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar turun langsung memantau ketersediaan pasokan dan harga kebutuhan pokok di Pasar Ancaran dan Toserba Yogya, Sabtu (14/2). Langkah ini dilakukan untuk memastikan stok aman dan harga tetap terkendali saat permintaan masyarakat mulai meningkat.
Monitoring diawali di Pasar Ancaran. Bupati berdialog dengan para pedagang dan pembeli guna mengetahui perkembangan usaha serta pergerakan harga berbagai komoditas, mulai dari sayuran, cabai, bumbu dapur, tempe, tahu, daging ayam, beras hingga minyak curah.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Wakil Bupati Tuti Andriani, Sekretaris Daerah, jajaran Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Peternakan dan Perikanan, Diskopdagperin, Bagian Perekonomian dan SDA, Asda II, unsur Kodim 0615/Kuningan, serta perwakilan Polres Kuningan yang diwakili Kasat Reskrim.
Bupati Dian mengatakan, pemantauan harga pasar merupakan agenda rutin pemerintah daerah setiap menjelang hari besar keagamaan, termasuk Ramadhan, sebagai langkah antisipasi gejolak harga dan gangguan pasokan.
“Hasil pantauan, ada beberapa komoditas sayuran seperti cabai merah dan lainnya yang mengalami kenaikan. Tapi setelah dicek, peningkatannya masih dalam batas wajar,” ujarnya.
Namun demikian, ia mengakui terdapat kenaikan cukup signifikan pada harga daging sapi yang mencapai kisaran 40 persen dibanding harga normal. Kondisi tersebut dinilai sebagai pola yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.
Sebagai langkah pengendalian, Pemerintah Kabupaten Kuningan akan berkoordinasi dengan dinas teknis untuk menggelar operasi pasar murah guna menstabilkan harga bahan pokok.
“Kita siapkan operasi pasar murah agar harga sembako tetap terkendali dan tidak memberatkan masyarakat,” tegasnya.
Pemkab berharap pergerakan harga menjelang Ramadhan tetap stabil sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga dan kebutuhan pokok dapat terpenuhi dengan baik.(Angga)













































































































Discussion about this post