KUNINGAN, (FC).- Isu pelaksanaan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan yang disebut-sebut akan digelar dalam waktu dekat mendapat tanggapan langsung dari Bupati Kuningan.
Kepala daerah menegaskan hingga kini proses mutasi masih dalam tahap penggodokan dan belum sampai pada pelaksanaan resmi.
“Hingga saat ini, masih dilakukan penggodokan,” ujar Bupati Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (11/2).
Menanggapi kabar mutasi akan dilaksanakan pada Jumat (13/2/2026), Bupati menyebut agenda tersebut belum diputuskan. Saat ini, pihaknya masih melakukan pemanggilan terhadap sejumlah pejabat sebagai bagian dari proses evaluasi dan penataan.
“Belum dilaksanakan. Tadi kita masih melakukan pemanggilan terhadap sejumlah pejabat. Ini dilakukan sebagai bentuk peningkatan pelayanan sebagai penyelenggara pemerintahan,” katanya.
Menurut Bupati, agenda penyegaran jabatan dilakukan untuk memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik. Karena itu, prosesnya dilakukan melalui tahapan penilaian dan pertimbangan internal.
Ia juga memastikan, mutasi yang disiapkan tidak hanya menyasar pejabat eselon II, tetapi juga akan melibatkan sejumlah pejabat pada level eselon IV.
“Untuk mutasi tidak hanya eselon II saja, melainkan ada beberapa eselon IV yang dilibatkan juga,” ujarnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, saat ini terdapat sejumlah jabatan eselon II di Pemkab Kuningan yang masih dijabat pelaksana tugas (Plt), di antaranya pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
Pemkab Kuningan menegaskan penyegaran struktur pejabat merupakan bagian dari strategi penataan birokrasi agar target kerja pemerintahan dapat berjalan lebih efektif dan terukur.(Angga)










































































































Discussion about this post