Kurma jadi salah satu makanan yang diburu saat bulan puasa. Hal ini tidak mengherankan. Sebab selain memang dianjurkan agama, buka puasa dengan kurma juga terbukti baik untuk mengembalikan energi kita setelah seharian berpuasa. Anda pun bisa memilih macam-macam kurma yang banyak dijual, yang paling sesuai selera.
Sementara itu bagi Anda yang tidak terlalu paham perbedaan dari jenis-jenis kurma yang ada, berikut ini rangkuman perbedaan dari sebelas jenis kurma. yang dikutip dari sehatq.com
Mengenal macam-macam kurma untuk buka puasa
Saat memilih kurma, biasanya penjual akan menawarkan berbagai jenis, dengan ciri khas tersendiri. Perbedaan jenis kurma pun akan memengaruhi harga dan rasa kurma itu sendiri. Biasanya, kurma yang lebih mahal rasanya lebih “bersih” dan manisnya pun lebih pekat.
Agar tidak bingung saat memilih, kenali macam-macam jenis kurma berikut ini:
1. Medjool

Kurma medjool adalah jenis yang ukurannya besar dan harganya terhitung cukup mahal. Kurma ini berwarna lebih cokelat gelap hampir hitam, dan lunak jika disentuh. Bagian luarnya terlihat seperti “berdebu”. Namun, itu sebenarnya adalah gula alami yang dikeluarkan oleh buah tersebut.
2. Hayani
Dari bentuk, warna, dan tekstur, kurma hayani sangat berbeda dari jenis kurma lainnya. Jika kurma biasanya terlihat seperti buah yang sudah dikeringkan, hayani terlihat seperit buah segar dan bisa dipanen sepanjang tahun. Kulit kurma hayani mengkilap dan teksturnya pun lebih berserat.
3. Bahri
Kurma ini berukuran sedang dengan kulit yang tipis. Rasanya juga termasuk yang lebih manis dan daging buahnya pun empuk, membuat kurma ini disenangi cukup banyak orang.
4. Safawi
Sama seperti kurma medjool, kurma safawi juga berwarna cokelat gelap hampir hitam. Namun bedanya, tekstur kurma safawi lebih kenyal saat dikunyah. Kurma ini mengandung serat yang cukup tinggi, sehingga baik untuk kesehatan pencernaan Anda.
5. Deglet noor
Kurma jenis ini merupakan salah satu yang paling banyak dijual di pasaran. Deglet noor biasanya berwarna lebih terang dari kurma biasanya, dan malah cenderung kemerahan. Ciri lainnya adalah kulitnya cukup keras dan dagingnya pun lebih kering, menyerupai kismis.
6. Anbara
Kurma anbara adalah kurma yang asli dari Arab Saudi. Bagian luar buahnya cenderung kering namun dagingnya lebih lembut.
7. Saghai
Kurma saghai seringkali dijadikan camilan oleh orang-orang di Arab Saudi karena teksturnya yang kering dan ringan.
8. Sukkari

Salah satu jenis kurma yang paling digemari. Tidak mengherankan sebab tekstur kurma sukkari sangatlah lembut, hingga rasanya langsung meleleh di mulut saat digigit. Rasanya pun lebih manis dari kurma kebanyakan.
9. Khudri
Kurma khudri memiliki kulit luar yang terlihat keriput. Warnanya cokelat gelap dan rasanya cukup manis.
10. Kholas
Kurma kholas berwarna cokelat keemasan. Rasanya bisa terbilang cukup unik karena seperti ada rasa dipanggang. Kulit dari kurma ini pun terbilang cukup tebal jika dibandingkan dengan kurma jenis lain.
11. Zahidi
Ciri khas kurma zahidi adalah ukuran bijinya yang cukup besar. Daging kurma ini juga cenderung lebih garing sehingga lebih sering digunakan untuk membuat olahan kurma seperti selai atau madu.
Manfaat buah kurma saat berbuka puasa
Buka puasa dengan mengonsumsi kurma ternyata bisa memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan Anda. Selain bisa menggantikan energi yang hilang selama puasa, berikut ini beberapa manfaat kurma yang bisa Anda rasakan.
• Kaya serat
Kurma mengandung cukup banyak serat sehingga baik untuk kesehatan pencernaan. Mengonsumsi kurma bisa membantu mencegah sembelit.
• Mengandung antioksidan
Antioksidan adalah kandungan yang bisa membantu tubuh melawan kerusakan sel akibat paparan radikal bebas berlebih. Radikal bebas bisa memicu terjadinya berbagai penyakit seperti kanker, penyakit Alzheimer, hingga penyakit jantung.
• Baik untuk tulang
Mineral yang ada di dalam kurma membuatnya baik untuk kesehatan tulang. Sehingga buah ini dipercaya bisa membantu mencegah osteoporosis.
• Mengontrol kadar gula darah
Kandungan serat dan antioksidan pada kurma juga bisa membantu mengontrol gula darah. Meski begitu, kurma tetaplah mengandung gula, sehingga para penderita diabetes tidak disarankan untuk terlalu banyak mengonsumsinya.
Setelah mengetahui macam-macam kurma dan manfaatnya, Anda tentu sudah tidak ragu lagi untuk menjadikannya sebagai kudapan berbuka puasa. Agar tidak bosan, Anda juga bisa mengolah kurma menjadi selai, roti, atau dimasak bersama sumber protein seperti ayam atau daging.***












































































































Discussion about this post