Dalam aplikasi Zonita Pamor, kata Hening, selain data kependudukan yang terhubung, data base kepegawaian yang ada di ASN Kabupaten Cirebon pun terhubung, dan bukan hanya NIK, tetapi juga nomor KK.
“Nah dari data KK itulah yang akan menunjukkan kejujuran ASN. Kalau ngakunya cuma punya satu kendaraan padahal dirumahnya ada kendaraan lain tapi atas nama istri dan anaknya akan kebaca,” katanya.
Diakuinya, sasarannya ialah menurunkan KTMDU, mudah-mudahan di Ciayumajakuning ini jadi contoh bagi daerah lain.
“Data riil 36 persen dari total kendaraan 17 juta, tapi yang daftar ulang 11 juta. Sekitar 5 jutaan yang KTMDU, jangan-jangan dari angka 5 juta itu ada kepemilikan dari ASN,” tukasnya. (ghofar)












































































































Discussion about this post