KUNINGAN, (FC).- Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Kuningan pada Jumat (22/1) berupa hujan deras dan angin kencang memicu sejumlah kejadian pohon tumbang di berbagai wilayah.
Salah satunya terjadi di Desa Babakanmulya, Kecamatan Jalaksana, yang sempat melumpuhkan total akses jalan desa.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah, mengatakan pihaknya menerima beberapa laporan penanganan dampak cuaca ekstrem, termasuk kejadian di Babakanmulya yang masuk pada pukul 17.55 WIB.
“Cuaca ekstrem pada Jumat kemarin menyebabkan beberapa pohon tumbang di sejumlah titik. Salah satunya di Desa Babakanmulya. Tim langsung kami kerahkan untuk melakukan evakuasi demi menghindari risiko yang lebih besar,” ujar Andri, Sabtu (24/1).
Ia menjelaskan, pohon cengkeh setinggi sekitar 18 meter dengan diameter 30 sentimeter itu tumbang sekitar pukul 16.00 WIB akibat hujan deras dan angin kencang sejak siang.
Pohon roboh melintang di badan jalan desa dan menimpa atap rumah warga bernama Maman, meski hanya menimbulkan kerusakan ringan.
Sebanyak empat personel Regu 3 UPT Damkar Kuningan diterjunkan ke lokasi. Proses evakuasi berlangsung sekitar tiga jam, mulai pukul 18.30 WIB hingga 21.30 WIB, dengan kondisi lapangan yang cukup berat karena hujan masih deras dan adanya kabel listrik PLN yang terdampak.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun, akses jalan desa sempat terputus total dan aktivitas warga terganggu,” katanya.
Andri mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama potensi cuaca ekstrem masih berlangsung.
“Kami meminta warga segera melaporkan jika melihat pohon rapuh, miring, atau berpotensi tumbang agar dapat segera ditangani,” tegasnya.(Angga)











































































































Discussion about this post