KOTA CIREBON, (FC).- Kepala Kantor Perum Bulog Cabang Cirebon, Imam Firdaus Jamal memastikan kesiapan stok beras mencukupi dalam menghadapi El Nino.
Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai Bulog Cirebon saat ini dianggap masih mencukupi kebutuhan pangan hingga musim panen rendeng tahun depan.
“Prediksinya puncak kekeringan itu kemungkinan September. Posisi saat ini stok yang kita kuasai 54.000 ton, masih aman,” kata Imam kepada wartawan, Jumat (11/8).
Imam mengatakan, sejak akhir Juli lalu Bulog Cirebon sudah menghentikan penyerapan gabah dan beras cadangan
public service obligation (PSO).
Penghentikan penyerapan dilakukan seiring dengan habisnya masa panen gadu pada akhir Juli lalu.
“Luas lahan panen sudah tidak ada, suplainya sedikit, hanya ada sisa-sisa panen untuk memenuhi kebutuhan ddi pasar,” jelas Imam.
Pihaknya akan melakukan penyerapan kembali beras dan gabah petani pada panen gadu yang diperkirakan terjadi bulan Oktober mendatang.
“Apabila nant irigasi Jatigede secara teknis sudah berhasil, maka sedikit mengurangi dampak kekeringan karena pengairan irigasinya sampai ke Majalengka, Indramayu dan Cirebon walaupun posisinya di Sumedang,” ungkap Imam.
Untuk saat ini, lanjut Imam, Bulog Cirebon lebih meningkatkan manajemen pengelolaan stok yang ada untuk memenuhi kebutuhan pangan reguler maupun penugasan bantuan sosial pangan.
“Mengantisipasi dampak itu kita memanage stok yang ada tadi untuk kebutuhan 4 wilayah kerja kita sekitar 6.000 ton perbulan,” ujarnya.
Berdasarkan perhitungan stok yang ada, Bulog Cirebon juga menyatakan kesiapan mendapat penugasan memenuhi kebutuhan beras bantuan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah..
Begitu pun untuk kebutuhan pasokan beras Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) di pasar-pasar tradisional, Pimpinan Cabang Bulog Cirebon itu menyatakan kesiapannya.
“Kebutuhan-kebutuhan lain untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan dalam bentuk beras medium masih sangat cukup,” tandasnya (Andriyana)














































































































Discussion about this post