KAB. CIREBON,(FC).- Dugaan penculikan seorang guru pengajar di sekolah SDN 3 Kedondong Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon kembali terjadi pada Sabtu (24/5/2025) jam 7,30.wib kemarin. Seorang pengajar Usman warga Desa Kedondong Kecamatan Susukan diduga jadi korban penculikan orang tak dikenali.
Menurut Amrin adik kandung korban, saat itu korban pada pagi hari akan kembali mengajar
Amrin berharap kepada para pelaku yang belum ditangkap bisa segera ditangkap.
“Semoga pelaku yang sudah ditangkap untuk segera dihukum sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan dihukum yang seadil-adilnya dan yang belum ditangkap semoga segera tertangkap” . ucapnya
Amrin menceritakan, saat itu seperti biasa kakaknya datang ke sekolah untuk mengajar. Tapi tiba-tiba di halaman sekolah ada 4 orang yang tak dikenal.
Salah satunya seorang perempuan. Kemudian memaksa dengan menggunakan alat sajam memerintahkan korban untuk segera mengikutinya.
“Akhirnya di bawah ancaman sajam korban mengikutinya dan dibawa pakai kendaraan roda empat. Korban yang sudah melarikan diri dari cengkraman para penculik langsung mendatangi polsek Susukan dan saat ini korban dibawa ke polresta Cirebon”. tandasnya
Aksi penculikan itu sebelumnya telah viral di media sosial.
Sebuah postingan di facebook menyebutkan telah terjadi peristiwa penculikan kepada salah seorang guru honorer SDN 3 Kedondong, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Senin (26/5).
Menurut sang pengunggah atas nama “Jawara” di sebuah Facebook Group Warga Kedondong Susukan menerangkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada hari Sabtu (23/05/2025) lalu pada pukul. 07.00 Wib lokasi kejadian di lingkungan sekolah SDN 3 Kedondong Susukan, Kabupaten Cirebon.
“Telah terjadi penculikan terhadap seorang tenaga pengajar honorer SDN 3 Kedondong, Susukan, Kabupaten Cirebon pada tanggal 24 Mei 2025 sekira pukul. 07.00 Wib tkp di SDN 3 Kedondong Susukan, Kabupaten Cirebon, penculik kurang lebih 4 orang. Kepada pihak berwajib agar secepatnya bertindak dan mengamankan penculik tersebut, apa pun alasannya tidak di benarkan membawa dan memaksa seseorang, apalagi sampai mengancam dengan senjata tajam, dan sampai saat ini keberadaan korban atas nama Usman belum di ketahui”.
Demikian bunyi postingan dari akun pengunggah yang bernama “Jawara”.
Kapolsek Susukan, Polresta Cirebon AKP. Dwi Susanto membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, kasus tersebut masih dalam penanganan tim Reskrim Polresta Cirebon dibantu dengan Unit Reserse Polsek Susukan.
“Para pelaku lainya masih dalam pengejaran,” ujar AKP. Dwi Susanto.(Johan)












































































































Discussion about this post