INDRAMAYU, (FC).– Dewan Pengurus Tingkat Daerah (DPTD) PKS Kabupaten Indramayu menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor DPD PKS Indramayu JL Raya Ismail, No. 22B, Sindang, Dermayu, Kec. Indramayu, Kabupaten Indramayu.
Kegiatan Rakerda ini merupakan Kegiatan rangkaian lanjutan dari program kerja tingkat DPP dan DPW.
Agenda tersebut difokuskan pada penyusunan program kerja satu tahun ke depan dengan mengacu pada target lima tahunan partai.
Menurut Ketua PKS Indramayu, Bhisma Panji Dewantara, dalam rakerda tersebut, PKS Indramayu menetapkan sejumlah target strategis, salah satunya penguatan struktur partai hingga tingkat desa.
Ke depan, PKS menargetkan keberadaan kader di setiap desa sebagai upaya memperluas basis dan konsolidasi kader.
“PKS di Indramayu masih tergolong partai menengah ke bawah, sehingga perlu penguatan dan perluasan struktur. Target ke depan satu desa ada kader PKS,” ujar Bhisma, .
Selain penguatan struktur, PKS Indramayu juga menetapkan target elektoral.
Untuk Pemilu mendatang, PKS menargetkan perolehan enam kursi DPRD Kabupaten Indramayu.
Di tingkat provinsi, PKS berupaya meningkatkan perolehan menjadi dua kursi, sementara di tingkat pusat menargetkan mempertahankan satu kursi.
Kegiatan Rakerda ini juga menjadi ajang konsolidasi partai yang dihadiri pengurus DPC se-Kabupaten Indramayu serta jajaran pengurus DPD.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Netty Prasetiani selaku anggota DPR RI yang memberikan arahan dan motivasi kepada kader.
Ia dinilai sebagai figur senior dan tokoh keluarga besar PKS di Indramayu.
Selain itu, Ketua Dewan Syariah Wilayah turut memberikan arahan agar program-program PKS ke depan lebih membumi dan mudah dipahami masyarakat.
“Program jangan terlalu rumit, buat yang sederhana agar bisa dimengerti dan benar-benar melayani masyarakat,” pesannya,” ujarnya.
Rakerda ini diharapkan menjadi momentum pemanasan mesin partai sekaligus penguatan konsolidasi PKS Indramayu menuju agenda politik ke depan. (Agus Sugianto)










































































































Discussion about this post