Ketiga pejabat eselon II tersebut yaitu, Nasrudin, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia untuk merangkap Plt Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.
Lalu Hendra Krisniawan, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik merangkap Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu satu Pintu, dan Toto Prihatno, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga merangkap Kepala Dinas Parbud.
Dalam sambutannya, Bupati Karna menegaskan, dirinya tidak mau membiarkan beberapa jabatan eselon II kosong terlalu lam karena akan mengganggu program kerja yang ada di dinas tersebut.
“Kita tidak mau menunggu harus banyak melantik pejabat yang ada di lingkungan Pemkab Majalengka, hal ini terlalu beresiko. Jadi andaikata ada satu atau dua pejabat yang kosong maka akan secepatnya melantik jabatan tersebut, agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” tegas Bupati Karna.
Sedangkan untuk beberapa pos yang saat ini masih di Plt, maka pihaknya akan segera melelang jabatan tersebut kepada publik melalui lelang jabatan atau open bidding.
“Jadi silakan saja kepada para eselon III, untuk ikut lelang jabatan, karena saat ini ada tiga jabatan eselon II yang kosong, dua pejabat pensiun dan satu pejabat naik menjadi Sekda Majalengka,” Ucap Karna.
Pihaknya berkali-kali menegaskan dalam hal open bidding, Pemkab Majalengka tidak akan intervensi dalam hal lelang jabatan tersebut.
Dirinya mempersilahkan kepada para Camat atau Kabid dan juga Kabag manakala minat untuk menduduki jabatan eselon II yang kini kosong untuk ikut lelang jabatan. (Munadi).













































































































Discussion about this post