KAB.CIREBON,(FC),- Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Cirebon selama berjam-jam mengakibatkan atap rumah milik Rasad (62) warga blok iring-iring,RT 2 , RW 4, Desa Kerandon, Kecamatan Talun, ambruk sekitar pukul 17.00 WIB, pada Rabu (12/11) kemarin. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Saat hujan turun, Rasad bersama anaknya berada di dalam rumah. tiba-tiba tembok dan atap dapur roboh ke bagian belakang rumah.
“Tiba-tiba tembok dapur dan ruang tengah ambruk kemudian disusul atap genteng berjatuhan. Saya langsung lari menghindar,” kata Rasad
Menurut Rasad, bagian dapur roboh karena kondisinya sudah lapuk ditambah hujan deras yang terus mengguyur di wilyahnya beberapa hari terakhir.
Pondasi diberberapa ruangan amblas sehingga tidak bisa lagi digunakan.
“Bagian depan rumah masih bisa ditempati tapi sedikit dan sangat rawan ambruk susulan, hanya dapur dan ruang tengah yang ambruk,” ujarnya.
Kuwu Desa Kerandon, Warnawan membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut seluruh penghuni rumah selamat dan tidak ada yang terkena reruntuhan.
“Rumah ambruk sekitar jam 5 sore. Kami sudah koordinasi dengan pihak koramil dan kecamatan untuk tindak lanjut kemudian kami (pemdes.red) juga sudah mengupayakan bantuan ke Pemkab Cirebon untuk langkah penanganan sementara selama kondisi darurat,” kata Warnawan. Kamis kepada FC, (13/11).
Sebagai informasi, saat ini, pihak desa bersama warga setempat masih melakukan pendataan dan koordinasi terkait kondisi rumah Rasad.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tetapi dapur rumah tidak bisa lagi digunakan.
Pembersihan material sendiri dilakukan pemilik rumah dengan dibantu warga beserta TNI dan Polri, Meski tembok ada yang ambruk, pemilik rumah masih menghuni kediaman tersebut untuk sementara waktu. (Johan)














































































































Discussion about this post