MAJALENGKA.- Ketersediaan bawang putih di Indonesia masih diimpor luar negeri, seperti negara China. Pasalnya, sejauh ini sektor pertanian di Indonesia bulum bisa menjamin ketersediaan bumbu masak tersebut guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sementara, China menjadi negara penyuplai bawang putih terbesar ke Indonesia.
Terkait hal tersebut, Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPRRI), Dedi Mulyadi mengingatkan, pemerintah jangan hanya fokus pada satu negara saja seperti China terkait impor bawang putih.
Hal ini dikarenakan negara tersebut merupakan tempat awal mula kemunculan virus Corona yang saat ini menjadi perhatian dunia.
“Demi melindungi kesehatan masyarakat, impor bawang putih bisa nyari alternatif, seperti dari India atau dari negara lain. Jangan terfokus pada satu negara. Kita harus cermat terkait masalah impor, apalagi di sejumlah negara saat ini tengah ramai oleh virus corona. Hal itu untuk menjaga keamanan masyarakat dari wabah penyakit berbahaya,” ujar Dedi kepada sejumlah awak media seusai menghadiri kegiatan Sosialisasi UU Nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan di salah satu hotel di Majalengka, Kamis (12/3).
Kendati sektor pertanian Indonesia belum menjamin pasokan bawang putih, impor dari luar negeri sendiri hingga saat ini belum bisa ditinggalkan. Pasalnya, produksi bawang putih di tanah air ini masih jauh dari angka ideal.
“Saya lihat, saat ini impor bawang puti belum bisa dihindari, karena di kita ini produksinya baru 15 persen. Artinya, masih jauh menuju 100 persen, sehingga tidak bisa melarang orang memakai atau mengkonsumsi bawang putih,” tuturnya.
Disampaikan dia, pemerintah harus terus berupaya dalam menggenjot peningakatan produksi bawang putih, karena di sejumlah daerah seperti di Jawa Barat dan Jawa Tengah, saat ini bawang putih dinilai sudah bisa ditanami dengan hasil yang cukup bagus.
“Ya, Kementerian Pertanian juga harus terus meningkatkan produksi bawang putih lokal. karena sekarang bawang putih di Jawa Barat maupun di Jawa Tengah dapat ditanam dan bisa tumbuh dengan baik,” katanya. (Ibin)














































































































Discussion about this post