“Jadi jangan sampai orang yang ikut pelatihan ini hanya sekedar mengisi kekosongan waktu saja, ini juga menjadi PR (pekerjaan rumah) kami, karena jangan sampai sudah ikut pelatihan ditengah jalan malah berhenti,” tutur Abdul Karim.
Namun disisi lain, Disnaker Kota Cirebon masih kekurangan 10 peserta pelatihan, 1 untuk pelatihan Souvenir bahan kaca, dan 9 untuk peserta pelatihan Topeng cetak.
Untuk memenuhi kekurangan peserta tersebut, Disnaker sudah berkoordinasi dengan distro topeng untuk mencari peserta yang ingin ikut pelatihan. Selain itu juga, Disnaker menawarkan kepada peserta yang saat ini mengikuti tes tulis.
“Selain menunggu nama-nama dari distro topenge mencari peserta, kita juga tawarkan kepada peserta yang ikut tes hari ini. Apabila tidak lolos untuk program desain grafis dan service AC kita juga menawarkan mereka untuk ikut pelatihan souvenir dan topeng cetak,” tandas Abdul Karim. Workshop pelatihan akan dibagi menjadi 2 tahap. Untuk tahap pertama, tepatnya tanggal 17-22 Februari 2020 akan digelar Workshop Service AC, Visual Desain Grafis dan juga Kerajinan Limbah Kaca. Sedangkan untuk tahap kedua, tepatnya pada tanggal 24-28 Februari untuk Workshop Kerajinan Limbah Plastik dan Kerajinan Topeng Cetak. (Muslimin)











































































































Discussion about this post