INDRAMAYU, (FC).- Bupati Indramayu, Nina Agustina, meminta agar para pimpinan rumah sakit pemerintah menambah jumlah tempat tidur dan ruangan untuk pasien Covid-19.
Hal tersebut ditegaskan Nina Agustina ketika memimpin rapat mendadak menyikapi perkembangan pandemi Covid-19 yang terjadi di Kabupaten Indramayu.
Seperti diketahui dalam beberapa hari terakhir ini, tingkat keterisian tempat tidur bagi pasien Covid-19 di RSUD Indramayu, RSUD MA Sentot Patrol, RS MIS Krangkeng, dan RS Bayangkara terus mengalami peningkatan dan hampir terisi 100 persen.
Di hadapan para pimpinan rumah sakit pemerintah tersebut, Nina menegaskan, sebagai langkah darurat, saat ini harus segera dilakukan penambahan ruangan dan tempat tidur.
Pasalnya, pasien yang terkonfirmasi terus bertambah. Permintaan terhadap perawatan pasien juga mengalami peningkatan.
Selanjutnya, sebagai konsekuensi terhadap penambahan ruangan dan tempat tidur tersebut, akan berdampak pada penambahan dokter dan tenaga medis lainnya.
Untuk itu, saat ini tengah dimatangkan untuk diperbantukannya tenaga dokter dan perawat yang ada di berbagai puskesmas yang ada di sekitar rumah sakit tersebut. Bahkan jika memungkinkan, akan dibuka rekruitmen tenaga kontrak dan relawan baru.
“Situasinya harus cepat bergerak dan diatasi. Rumah sakit segera tambah ruangan dan tempat tidurnya. Dokter dan perawat dari Puskesmas terdekat bisa kita perbantukan untuk di rumah sakit. Jika memungkinkan, kita juga buka tenaga kontrak untuk tenaga kesehatan,” katanya
Sementara itu Dirut RSUD MA Sentot Patrol, dr. Kurniawan seusai mengikuti rapat terbatas mengatakan, pihaknya siap menambahn 26 tempat tidur dengan memanfaatkan Ruang Perawatan Kakap. Sebelumnya hanya ada 20 tempat tidur di ruangan isolasi.
“Jadi jika ditambahkan maka nanti akan menjadi 46 tempat tidur perawatan yang siap digunakan untuk pasien Covid-19 dan 3 tempat tidur di IGD,” kata Kurniawan. (Agus)












































































































Discussion about this post