KAB. CIREBON, (FC).- Sedikitnya 100 peserta mengikuti lomba tembak reaksi yang diadakan di Brimob Detasemen C Pelopor Polda Jabar Jalan Sultan Ageng Tirtayasa Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon.
Ratusan peserta tersebut berasal dari seluruh Polres di Polda Jabar, pasalnya lomba tembak reaksi dilaksanakan khusus untuk seluruh Polres yang ada di Polda Jabar. Satu per satu perwakilan dari Polres menunjukkan kemampuannya dalam menembak reaksi.
Lomba tembak reaksi dibagi ke dalam beberapa kelas, para peserta menggunakan pistol organik yang digunakan dalam bertugas sehari-hari.
Danyon Satbrimob Detasemen C Polda Jabar, Kompol Apt Bagus Nurul Amrulloh mengatakan, selain untuk mengukir prestasi lomba tembak reaksi antar Polres dan Satker di Polda Jabar diadakan juga untuk mengasah kemampuan untuk menghadapi kejahatan yang semakin modern.
“Lomba tembak reaksi antar Polres dan Staker Polda Jabar diadakan agar anggota polisi terbiasa menggunakan senjata dan harus siap menghadapi penjahat-penjahat yang semakin modern,” katanya, Selasa (10/10).
Menurutnya, jika skill menembak tidak diasah secara rutin maka kemungkinan kemampuan menembak para personil akan menurun.
“Kalau tidak dilatihkan kemudian dilombakan anggota jarang sekali melatih diri. Ini juga menjadi salah satu sarana meningkatkan profesionalisme anggota di Polda Jabar,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, lomba tembak reaksi dibagi dalam beberapa kelas diantaranya adalah tembak reaski sebanyak empat stage dan duel plating atau kecepatan menembak plat besi.
“Jadi ada dua kategori saja yang kita lombakan. Hadiahnya ada uang pembinaan, plakat serta piagam,” terangnya.
Dalam lomba tembak reaksi, para peserta menggunakan senjata masing-masing yang digunakan dalam tugas sehari-hari.
“Senjata yang digunakan adalah senjata organik,” pungkasnya. (Frans)















































































































Discussion about this post