JAKARTA, (FC). – Anak yang belum puber tidak diwajibkan berpuasa pada bulan Ramadan. Namun, kebanyakan orangtua mulai mengenalkan konsep berpuasa pada anak sejak balita. Mulai dari menjelaskan tentang puasa, mengajaknya sahur dan berbuka, serta mengajari anak berpuasa secara bertahap.
Tips Mengajari Anak Berpuasa Pertama Kali
Salah satu tanda seorang anak siap berpuasa adalah sudah mampu menahan rasa lapar dan haus. Apabila Si Kecil ingin mencoba berpuasa, berikut tips yang bisa ibu terapkan sebagaimana dikutip dari halodoc.com:
1. Makanan dengan Karbohidrat kompleks dan Protein
Contoh makanan berkarbohidrat kompleks adalah nasi, roti gandum, dan oat. Sedangkan protein mencakup telur, ikan, daging, tahu, dan tempe. Dua jenis makanan tersebut sangat penting untuk dikonsumsi saat sahur, karena mengandung kalori yang tinggi dan dapat menahan rasa lapar yang cukup lama.
2. Sayuran dan Buah-buahan
Selain mampu menahan lapar, sayur dan buah mengandung vitamin dan mineral yang tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh. Vitamin dan mineral dari sayur dan buah sangat bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga si kecil tidak mudah jatuh sakit saat berpuasa.
3. Segelas Susu
Tambahkan segelas kecil susu supaya Si Kecil semakin kuat untuk menghadapi puasa setiap harinya. Perhatikan pula serat yang terdapat dalam hidangan yang disantapnya. Hal ini untuk meminimalisir keluhan-keluhan kecil pada anak, seperti sembelit dan perut kembung.
4. Menu Makanan Ringan
Berikan juga menu hidangan ringan yang ramah bagi perut Si Kecil. Maksudnya, kurangi hidangan-hidangan yang berkesan berat, bersantan, dan berbumbu padat. Selain akan membuat anak cepat kenyang, hidangan dengan bahan dasar tersebut juga kurang ramah bagi perut, apalagi setelah berpuasa. Perut perlu mendapat sapaan dari hidangan yang ramah dan ringan seperti sup daging bening, atau es cincau hitam yang dipercaya dapat menyejukkan perut.
5. Suplemen Tambahan
Asupan yang satu ini tidak boleh ketinggalan. Siapkan vitamin yang biasa dikonsumsi anak-anak untuk membantu mereka mendapatkan gizi tambahan. Pilihlah vitamin dalam bentuk tablet dengan gambar-gambar atau bentuk yang lucu dan rasa yang manis. Dengan begitu, mereka tidak merasa terbebani saat harus mengonsumsinya.
6. Banyak Minum Air Putih
Jangan pernah lelah dan bosan untuk selalu mengingatkan anak-anak supaya memperbanyak asupan air mineral mereka saat berbuka puasa. Karena biasanya, saat anak terlalu asyik menikmati hidangan, justru membuat mereka mengabaikan minuman sederhana tapi menyehatkan ini.
Di awal latihan, tentunya puasa tidak dapat langsung dilakukan dalam waktu penuh dari imsak hingga berbuka. Mulailah untuk mengajarkan puasa secara perlahan, misalnya dengan mulai dari dua jam dan ditambah secara perlahan. Jadi, jangan ragu untuk mengajari anak untuk menjalankan ibada puasa. Lakukan kiat di atas supaya Si Kecil kuat berpuasa dan kesehatannya tetap terjaga.***











































































































Discussion about this post