Roni berharap kepada semua ketua PAC di Kabupaten Kuningan lebih cerdas dalam menyikapi konfercab sabtu besok, karena masa depan GP. Ansor empat tahun mendatang ada ditangan para ketua PAC dalam menentukan pilihan.
“Jangan sampai masa depan organisasi warisan para ulama ini tergadaikan dengan sejumlah materi, saya percaya kepada semua ketua PAC,” kata Roni.
Sementara ditambahkan Didi Ajay yang merupakan kader Ansor sekaligus Kades Jatimulya bahwa menjelang konfercab Ansor Kuningan yang tinggal hitungan dia menaruh harapan yang terpilih nanti adalah kaum sarungan atau santri yang bisa baca kitab kuning, bukan tanpa alasan karena Ansor adalah ormas keagamaan tebesar .
“Sangat tidak lucu ,tidak elok jika seorang ketua Ansor tidak bisa baca kitab kuning,karena kitab kuning adalah ciri khas kaum sarungan atau warga NU, saya berpesan kepada seluruh ketua PAC Ansor bahwa maju mundur nya Ansor Kuningan 4 tahun ke depan ada di tangan anda semua,jangan pernah tergiur jika nanti ada calon ketua Ansor yang mengiming ngimingi uang atau money politik selain haram juga bisa merusak moral generasi bangsa ini,bahkan bisa mengotori kesucian organisasi Ansor yang kita cintai ini,” jelas Ajay.
Untuk itu, Ajay mengajak seluruh ketua PAC Ansor agar lebih selektif dalam memilih ketua, demi kemajuan Ansor 4 tahun ke depan, mari bersama sama bulatkan tekad,luruskan niat, untuk menghidupkan organisasi Ansor ini,jangan sampai mencari hidup di organisasi. (Ali)












































































































Discussion about this post