Hal ini, ungkap Taufik, bisa menekan penularan Covid-19, sehingga diharapkan tidak ada temuan kasus positif Covid-19 kembali di tengah masa AKB di Kabupaten Indramayu.
“Jika masyarakat semuanya patuh menerapkan protokol kesehatan Covid-19, dengan memperhatikan 3M, maka bisa menekan laju penularan Covid-19. Sehingga bila sudah terbiasa akan berpengaruh kembali membaiknya ekonomi masyarakat,” harapannya.
Seperti diketahui, sampai dengan hari Selasa (11/8) total kasus di Kabupaten Indramayu mencapai 60 orang. Dengan rincian, 46 pasien sembuh, 5 pasien meninggal dunia, dan 9 pasien lainnya masih menjalani perawatan. Jumlah tersebut terus mengalami peningkatan
Sementara itu, rakor yang dihadiri sejumlah kepala daerah se-Indonesia termasuk Pemerintah Kabupaten Indramayu itu membahas capaian Target APBD tahun 2020 dan realisasi penggunaan Masker, Cuci Tangan, Jaga Jarak untuk perubahan perilaku baru masa Pandemi Covid-19. (Agus)










































































































Discussion about this post