“Saya kira pemerintah Arab Saudi tidak akan menutup diri sampai musim haji tiba. Karena pelaksanaan haji merupakan Rukun Islam yang kelima,” ungkapnya.
Masih dikatakan Selly, tinggal bagaimana Pemerintah Indonesia mempersiapkan diri jemaahnya agar betul-betul dalam kondisi fisik yang prima kemudian tidak membawa virus yang menakutkan.
“Dan ini harus ada kesiapan secara maksimal dari Kemenkes, karena bukan hanya pada saat umrah saja yang perlu kita antisipasi, tapi bulan Juli sudah pelaksanaan haji,” terangnya.
Lebih lanjut disampaikan Selly, kalau berbicara terkait pemeriksaan kesehatan seharusnya tiga bulan sebelum pemberangkatan sudah dinyatakan sehat.
“Maka Kemenkes termasuk juga Kemenag untuk melakukan sinergitas dengan pemerintah Kabupaten/Kota se-Indonesia mempersiapkan jamaah haji untuk antisipasi virus corona tersebut,” tukasnya. (Ghofar)













































































































Discussion about this post