KAB. CIREBON, (FC).- Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon menyiapkan sedikitnya 1.000 alat pendeteksi Covid-19 yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Cirebon.
Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten, Enny Suhaeni bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan Covid-19 di Kabupaten Cirebon.
“Kita sudah siapkan 10 pos kesehatan yang tersebar diantaranya di rest area tol Palikanci KM 207 dan 208 serta KM 228 dan 229 tol Kanci Pejagan,” kata Enny di sela-sela peninjauan pos kesehatan di rest area KM 208 Palikanci, Minggu (27/12).
Selain itu juga, lanjut Enny, tersebar di jalur arteri Kabupaten Cirebon dan tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Cirebon.
“Pokoknya semua titik-titik yang disinyalir sebagai tempat istrirahat dan tempat keluar masuk kendaraan, kita tempatkan pos kesehatan,” sambung Enny.
Enny menjelaskan, pos kesehatan sudah diberlakukan sejak tanggal 23 Desember lalu dan akan diberlakukan sampai dengan tanggal 3 Januari 2021 mendatang.
“Ini untuk mengantisipasi datangnya arus mudik dari wilayah Jawa dan Jakarta. Setiap pos kesehatan kita bekali 50 buah rapid test antibodi dan antigen. Jika kurang, Dinas Kesehatan akan menambah sesuai dengan kebutuhan,” katanya.
Menurut Enny, untuk rapid test antibodi Dinkes sudah menyiapkan sekitar 1.000 rapid test selama masa libur panjang.
Namun untuk rapid test antigen, pihaknya masih belum bisa menyiapkan, mengingat belum ada drooping dari Provinsi Jawa Barat.
“Tadi hasil rapid test di rest area 208 semuanya non reaktif. Namun kalau ditemukan masyarakat yang reaktif setelah di rapid test. Kita hanya menyarankan untuk menjalankan protokol kesehatan sampai tempat tujuan, serta menjaga jarak dan memakai masker. Setelah sampai tujuan untuk segera lakukan swab test,” tukasnya. (Ghofar)
















































































































Discussion about this post