KUNINGAN, (FC).- Aksi tanam 300 bibit pohon mewarnai peringatan HUT ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kuningan yang digelar di Blok Wangun Kitamiang, Desa Sukamukti, Kecamatan Jalaksana. Kegiatan ini difokuskan di kawasan penyangga Mata Air Cilengkrang sebagai bentuk kepedulian insan pers terhadap kelestarian lingkungan.
Kegiatan mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” dan dihadiri Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, unsur Forkopimcam, perwakilan instansi, tokoh masyarakat, serta para wartawan.
Dalam sambutannya, Wabup Tuti mengapresiasi inisiatif PWI Kuningan yang merayakan hari jadi organisasi dengan aksi nyata menjaga lingkungan. Ia menegaskan penanaman pohon merupakan investasi ekologis jangka panjang.
“Ketika kita menanam pohon, itu seperti menanam doa dan harapan untuk masa depan. Pohon yang kita tanam hari ini akan menjadi warisan bagi anak cucu kita,” ujarnya.
Menurutnya, di tengah tantangan perubahan iklim dan tekanan terhadap kawasan resapan air, kolaborasi lintas sektor, termasuk insan pers, sangat dibutuhkan untuk membangun kesadaran publik terhadap pentingnya konservasi.
Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy, perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kuningan melalui Kabid IKP Nana Suhendra, Kepala Desa Sukamukti Nana Mulyana, Danramil Jalaksana Kapten Kav Sutarno, serta perwakilan Balai Taman Nasional Gunung Ciremai juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Ketua PWI Kuningan, Nunung Hasanah, mengatakan aksi tanam pohon menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional dan HUT ke-80 PWI, dengan menanam 300 bibit manglid, jambu, dan ketapang.
“Kami ingin peringatan HUT PWI tidak hanya bersifat seremoni, tetapi memberi dampak langsung. Ini komitmen kami untuk ikut menjaga kawasan resapan dan keberlanjutan sumber air di Kuningan,” ujarnya.
Penanaman dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati bersama para tamu undangan, dilanjutkan penanaman lanjutan dan foto bersama sebagai bentuk komitmen kolektif menjaga kelestarian lingkungan.(Angga)











































































































Discussion about this post