KAB. CIREBON, (FC).- Carissa Aretha Zara, siswi kelas VIII SMP Negeri 1 Plumbon Kabupaten Cirebon berhasil menorehkan prestasi yang gemilang di tingkat nasional.
Anak pertama dari pasangan Feri Budi Mulyana dan Tri Wahyuni Handayani ini berhasil menyabet juara pertama Pemilihan Puteri Batik Cilik Indonesia (PBCI) Tahun 2021.
Capaian prestasi ini tentunya tak hanya membanggakan kedua orang tuanya, tetapi juga mengharumkan nama daerah.
Di ajang PBCI, Carissa mewakili Propinsi Jawa Barat. Sebelumnya, ia berhasil meraih juara pertama PBCI tingkat kota kabupaten di Jawa Barat.
Pemilihan Putri Batik Cilik yang diselenggarakan oleh DD Foundation sejak tanggal 4 sampai 7 Oktober 2021.
Tri Wahyuni Handayani, ibunya Carissa kepada FC menceritakan perjalanan Carissa dari mulai masa karantina, 10 besar, 5 besar, hingga sampai Grand Final.
Selama masa karantina, Carissa menjalani berbagai kegiatan mulai dari registrasi, beauty class, psikotes, speech competition, debat class, kreografi, deep interview, rehalsal dan stage rehelsel untuk persiapan final.

Dari setiap tahapan yang dilalui, diakui Yani penuh cemas dan mendebarkan, terutama saat momen pengumuman 10 besar.
Hatinya makin deg-degan saat juri sudah mengumkan 9 finalis, namun nama Carissa belum juga disebut hingga pengumuman 10 besar.
Rupanya, juri sengaja mengumumkan 10 besar ini nama finalis yang sudah disebut sebelumnya, hingga akhirnya nama Carissa disebut. Tangis haru Yani pun pecah.
“Waktu itu saya sudah pupus harapan, karena 10 nama sudah disebut tidak ada nama Carissa,” ujar Yani.
Sebagai orang tua, dirinya sangat bangga melihat Carissa begitu tenang melalui setiap tahapan penjurian.
“Saya yang merasa senang dan bangga itu ketika Carissa diatas panggung begitu tenang. Jadi bagi saya itu poin plus, karena namanya anak menurut saya emosinya kurang stabil. Tapi dia bisa sangat tenang diatas panggung,” tandas Yani.(Andriyana)














































































































Discussion about this post