KAB.CIREBON, (FC).- Jalin komunikasi dan kerjasama antara pengurus kabupaten dengan kecamatan. Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon mengelar acara sosialisasi kepalangmerahan pengrus PMI kecamatan di salah satu hotel di wilayah Kecamatan Kedawung, Rabu (23/12).
“Komunikasi ini dalam rangka memuluskan program lima tahun kedepan agar dapat berjalan dengan baik. Tapi bukan hanya penyampaian program, tapi kebersamaan antara pengurus kabupaten dan kecamatan harus sinergi, seperti untuk saling membantu ketika adanya kegiatan PMI di lapangan nantinya” kata Ketua Pengurus PMI Kabupaten Cirebon, Hj Rd Sri Heviyana usai acara.
Heviyana menjelaskan, kalau untuk PMI kecamatan sesuai dengan programnya, kemudian juga peningkatan SDM itu harus di pegang oleh PMI kecamatan. Keahlian ini juga harus dipegang dan terapkan.
“Seperti cerita kita penanggulangan bencana kita harus komunikasi. Dan kedepannya kalau pandemi ini sudah berakhir, kami harapkan nanti ada pendidikan diluar atau praktek di lapangan. Karena selama pandemi ini tidak ada latihan atau praktek diluar,” katanya.
Di tahun depan (2021,-red) PMI Kabupaten Cirebon masih fokus di dalam masalah penanganan Covid-19 ini tetapi program-program itu, bahkan pihaknya sudah menyusun semua program untuk kedepannya.
“Mudah-mudahan Covid-19 ini bisa selesai, tidak ada lagi cerita tentang masalah. Jadi kita akan seperti semula. Karena program kita banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat, jadi selama pandemi ini, PMI alami keterbatasan bergerak,” papar Heviyana.
Lebih lanjut, kata Heviyana, pihaknya kesulitan terkait pendonor darah yang semakin sedikit. Pasalnya masyarakat engan untuk mendonorkan darahnya saat Pandemi Covid-19.
“Masyarakat masih takut untuk mendonorkan darahnya. Sedangkan kita tidak bisa berbuat apa-apa selain kita diruangan kami juga mencoba untuk terjun kemasyarakat dan bertemu langsung dengan masyarakat,” katanya.
Saat ditanya soal keterlibatan PMI kecamatan dalam mensosialisasikan plasma konvalesen, Heviyana mengaku PMI kecamatan sudah siap untuk mensosialisasikan tentang masalah plasma darah ini.
Yang nantinya PMI tingkat kecamatan ini akan mengajak masyarakat yang tadinya sudah terkena Covid-19 itu sudah sembuh untuk mendonorkan Plasmanya.
“Jadi Alhamdulillah ini direspon sekali oleh teman-teman. Mudah-mudahan ini bisa membantu kita, karena terus terang saja bahwa permintaan plasma itu luar biasa banyak sekali, malahan kita keteteran karena pendonornya semangat, tetapi tidak memenuhi,” tukasnya. (Ghofar)
















































































































Discussion about this post