Rem Diduga Blong, Truk Kontainer Terguling di Plangon
KAB.CIREBON, (FC).- Diduga mengalami rem blong saat melintasi jalur menurun, sebuah truk kontainer terguling di kawasan Plangon, Desa Kubang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Sabtu (26/9) dini hari.
Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 00.10 WIB itu melibatkan truk UD Ttonton Container bernopol B 9838 UWW. Sebelum terguling, kendaraan yang melaju dari arah Kuningan menuju Cirebon tersebut diduga oleng ke kanan hingga menghantam tiang listrik.
Akibat kecelakaan itu, sopir dan dua penumpang mengalami luka-luka. Ketiganya kemudian dievakuasi ke RS Sidawangi untuk mendapatkan perawatan medis.
Kasat Lantas Polresta Cirebon AKP Yudha Satyo Rahardjo mengatakan, dugaan sementara kecelakaan dipicu sistem pengereman kendaraan yang tidak berfungsi saat melintasi jalan menurun.
“Diduga kendaraan Truck UD Ttonton Container yang melaju dari arah Kuningan menuju Cirebon pada saat menurun mengalami rem blong, kemudian oleng ke kanan, menabrak tiang listrik dan terguling,” ujar Yudha.
Menurutnya, kecelakaan tersebut pertama kali dilaporkan melalui Call Centre 110 Polresta Cirebon. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan olah tempat kejadian perkara.
“Pengemudi dan dua orang penumpang kendaraan Truck UD Ttonton Container mengalami luka dan dibawa ke RS Sidawangi,” katanya.
Truk berwarna putih itu mengalami kerusakan cukup parah pada bagian kabin dan kontainer.
Muatan yang berada di dalam kontainer juga dipindahkan ke kendaraan lain dengan bantuan warga untuk mengamankan barang.
Selain kendaraan, tiang listrik di lokasi juga mengalami kerusakan. Total kerugian materi akibat kecelakaan tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta.
Yudha menjelaskan, lokasi kecelakaan memiliki karakteristik jalan menurun dan menikung. Meski kondisi permukaan jalan beraspal dan tergolong baik, kondisi tersebut tetap membutuhkan kewaspadaan, terutama bagi kendaraan berat.
“Jalan menurun dan menikung, jalan beraspal bagus, cuaca cerah malam hari, lingkungan kiri dan kanan terdapat lahan kosong,” jelasnya.
Polisi juga menduga kurangnya konsentrasi dan antisipasi pengemudi terhadap kondisi jalan turut menjadi faktor dalam kecelakaan tersebut.
Sementara itu, arus lalu lintas jalur Kuningan-Cirebon masih dapat dilalui kendaraan. Laju kendaraan sempat tersendat akibat proses evakuasi truk dan pemindahan muatan.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian bagi pengemudi kendaraan berat agar memastikan kondisi kendaraan, khususnya sistem pengereman, sebelum melintasi jalur menurun dan berkelok. (Johan)


Tinggalkan Balasan