KAB. CIREBON, (FC).- Pemerintah Desa (Pemdes) Penpen, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon menggelar acara sedekah bumi (Mapag Sri) sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil pertanian yang melimpah.

Acara ini menjadi tradisi tahunan yang melibatkan seluruh masyarakat desa yang sebagian besarnya merupakan petani.

Gemah Ripah Loh Jinawi, kalimat itu rasanya tepat menggambarkan suasana meriah sedekah bumi di Desa Penpen pada Minggu (19/10).

Kuwu Penpen, Mustofa menjelaskan bahwa rangkaian acara sedekah bumi diisi dengan berbagai kegiatan.

Salah satunya adalah karnaval hasil pertanian yang diikuti oleh lima dusun di Desa Penpen.

Karnaval ini menampilkan berbagai hasil bumi unggulan dari masing-masing dusun, seperti padi, jagung, sayuran, dan buah-buahan yang diarak keliling kampung.

Gegunungan yang berisi hasil pertanian pun menjadi rebutan masyarakat yang berharap mendapatkan keberkahan.

“Karnaval ini adalah wujud rasa syukur kami atas hasil pertanian yang melimpah. Selain itu, karnaval ini juga menjadi ajang untuk mempromosikan potensi pertanian Desa Penpen,” papar Mustofa.

Puncak acara sedekah bumi adalah kegiatan “Penpen Bersholawat” yang dihadiri oleh seluruh warga desa.

Acara ini bertujuan untuk memohon keberkahan dan keselamatan kepada Allah SWT agar hasil pertanian di Desa Penpen terus melimpah.

Kuwu Mustofa juga menyebut, di desanya sedikitnya ada sekitar 90 hektare lahan pertanian yang tersebar di beberapa lokasi.

Dengan adanya sedekah bumi ini tentunya berharap dari luas lahan pertanian tersebut produktivitas hasil pertanian dapat melimpah.

“Kami berharap dengan adanya sedekah bumi ini, Desa Penpen akan semakin makmur dan sejahtera,” pungkas Mustofa. (Nawawi)