KAB. CIREBON, (FC).- Kasus positif Covid-19 telah menyerang 35 pegawai di lingkup pemerintah Kabupaten Cirebon baik di sekretariat daerah (Setda) maupun Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Cirebon.
Virus yang mematikan ini juga menjangkiti 13 pegawai Perusahaan Daerah (PD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Astanajapura. Penyebaran virus corona di area perkantoran pun kian meluas saja.
“Awalnya corona ini menyerang Dinas Perhubungan, kemudian Dinas Kesehatan, kemudian menyebar hingga ke kader di puskesmas-puskemas, lalu menyusup ke kantor sekretariat daerah Kabupaten Cirebon,” kata Ketua Divisi Pelacakan Kontak, Pengujian dan Management Laboratorium Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni kepada wartawan, Minggu (13/9).
Dikatakan Enny, saat ini corona di Kabupaten Cirebon begitu cepat menyebar, karena rata-rata yang terpapar atau positif Covid-19 ini tidak memiliki gejala, sehingga susah untuk mendeteksinya dan akhirnya bermunculan.
“Rata-rata terpaparnya pegawai itu dari hasil kontak tracing yang kita lakukan, dan swab test massal yang masif kita lakukan,” paparnya.
Ditambahkan Enny, jumlah yang terpapar pada lingkup Setda Kabupaten Cirebon berjumlah 10 orang pegawai. Kemudian Dinkes 6 orang, Damkar 1 orang.
“Kemudian DPPKBP3A 1 orang, Diskominfo 2 orang, Dinas Koperasi dan UMKM 2 orang, Dinsos 2 orang, DPUPR 1 orang, DPKPP 2 orang, BPBD 2 orang, Inspektorat 1 orang, Dishub 1 orang dan Disdik 4 orang,” tambahnya.
Hingga saat ini kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten mencapai 518 orang dengan rincian 368 pasien tanpa gejala, 151 diantaranya dengan gejala.
“Yang masih dalam perawatan atau isolasi mandiri sebanyak 297 orang. Selesai isolasi sebanyak 198 orang dan 24 orang dinyatakan meninggal dunia,” tukasnya. (Ghofar)











































































































Discussion about this post