MAJALENGKA, (FC).– Kecelakaan maut yang terjadi di Tol Cileunyi-Dawuan atau Tol Cisumdawu wilayah Kabupaten Sumedang, menyebabkan dua orang guru SLB di Majalengka meninggal dunia. Peristiwa tersebut, terjadi di KM 163 Tol Cisumdawu atau tepatnya di wilayah Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, pada Sabtu (26/8) kemarin.
Kedua orang yang meninggal dunia asal Kabupaten Majalengka itu, diketahui atas nama Misbachul Fathoni (30), warga Kelurahan Cijati, Kecamatan Majalengka dan dan Elih Rahmanawati (57) warga Desa Ligung Lor, Kecamatan Ligung.
Kanit Laka Lantas Polres Sumedang, IPTU Toto Casrianto menyebutkan, bahwa peristiwa kecelakaan yang melibatkan mobil Toyota Hiace di jalan bebas hambatan tersebut terjadi pada sekitar pukul 04.00 WIB.
“Mobil minibus bernomor polisi Z-7088-AL itu, membawa rombongan Sekolah Luar Biasa (SLB) asal Majalengka dengan berpenumpang 11 orang berikut satu orang sopir. Akibat kecelakaan tersebut, 2 orang meninggal dunia dan 10 orang lainnya mengalami luka luka,” katanya.
Ia pun menjelaskan, bahwa dugaan sementara kronologi kecelakaan tersebut bermula sebuah mobil minibus yang dikemudikan oleh Tatang bersama belasan penumpang itu datang dari arah Sumedang menuju Bandung.
Di lokasi kejadian, diduga sang sopir kurang berkonsentrasi, mobil Toyota Hiace yang semula melaju di ruas jalan sebelah kanan tiba-tiba memasuki ruas jalan sebelah kiri. Hingga akhirnya menabrak bagian belakang sebuah kendaraan truk jenis colt diesel yang ada di depannya.
Akibat kejadian itu, mobil Toyota Hiace mengalami kerusakan parah di bagian depan dan bagian samping. Sedangkan, kendaraan truk colt diesel yang terlibat kecelakaan terus melaju mengarah ke Bandung.
“Mobil yang mengalami kecelakaan adalah mobil yang tengah mengangkut rombongan pelajar SLB asal Majalengka. Dan kasusnya saat ini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Sumedang,” ujarnya.
Sementara itu, isak tangis sanak saudara pecah saat jenazah Misbachul Fathoni yang menjadi salah satu korban meninggal karena kecelakaan di Cisumdawu tersebut. Sejumlah kerabat dan keluarga berkumpul di rumah duka di Kelurahan Cijati, Kecamatan dan Kabupaten Majalengka.
Saat petugas mengeluarkan jenazah dari mobil dan membawa ke rumah duka, tangis keluarga almarhum pun terdengar begitu keras dari luar rumah. Begitu pun warga setempat yang merasa kehilangan sosok almarhum.
Perwakilan keluarga korban, Ace Herdiana, mengaku tidak merasakan firasat apa pun saat Misbahul Fatoni berpamitan berangkat ke Bandung pada Sabtu pagi kira-kira pukul 04.00 WIB.
Saat itu, menurut dia, keluarga merasa tidak ada yang aneh dari gelagat korban hendak mendampingi siswa SLB YPLB Majalengka ke Bandung.
“Saat ini, jenazah almarhum juga telah dikebumikan di pemakaman keluarga yang berada tak jauh dari rumahnya,” jelasnya.
Terpisah, Camat Ligung Abdul Goni didampingi Rasmin Kades Ligung Lor membenarkan bahwa warganya menjadi korban lakalantas di ruas tol Cisumdawu pasa Sabtu (26/8) kemarin. Dirinya turut prihatin dan berbela sungkawa atas kejadian ini.
“Atas nama Pemcam Ligung, dirinya menyampaikan berbela sungkawa, semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran,” pungkas Camat Goni usai melayat ke keluarga korban, Sabtu kemarin. (Munadi)











































































































Discussion about this post